Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siti Elina, Wanita Bercadar yang Terobos Istana Adalah Pendukung HTI

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 27 Oktober 2022 |08:05 WIB
Siti Elina, Wanita Bercadar yang Terobos Istana Adalah Pendukung HTI
Siti Elina saat diamankan petugas kepolisian. (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA – Seorang wanita bercadar ditangkap polisi setelah nekat menerobos masuk ke Istana Negara dan menodongkan senjata api jenis FN ke petugas. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) turut melakukan penyelidikan terhadap wanita yang diidentifikasi sebagai Siti Elina itu.

Menurut keterangan Direktur Pencegahan BNPT, R Ahmad Nurwakhid, berdasarkan penelusuran sementara, Siti Elina dilaporkan memiliki pemahaman radikal dan merupakan pendukung ormas radikal HTI yang telah dibubarkan pemerintah. Siti Elina juga diketahui sering memposting propaganda khilafah melalui akun media sosialnya.

“Pendalaman terhadap profil dan motif pelaku terus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang akurat adanya keterkaitan dengan aktor-aktor yang lain,” kata Nurwakhid kepada awak media, Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Kejadian teror yang melibatkan pelaku perempuan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, pada 2016 telah terjadi peristiwa ancaman bom di istana dengan pelaku seorang wanita.

“Salah satu calon pengantin yang ingin melakukan aksi di istana terlebih dahulu diamankan oleh Densus 88 yang juga pelakunya adalah perempuan, Dian Yuli Novi dan ada juga Zazkia Aini yang melakukan penyerangan ke Mabes Polri pada 2021,” jelasnya.

Baca Berita Selengkapnya; BNPT: Siti Elina Pendukung HTI dan Sering Posting Propaganda Khilafah

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement