“Namun pada 4 pasien di Indonesia, gejalanya adalah batuk dan pilek saja, dapat dinilai gejala yang ditimbulkan umumnya ringan. Namun varian ini cepat menular,” ucapnya.
“Mari meningkatkan kewaspadaan, jangan sampai terjadi lonjakan kasus kembali, ingat, lonjakan selalu terjadi paska adanya varian baru yang muncul. Kita berharap jika ada kenaikan akan tetap masih dapat terkendali seperti sub varian Omicron lainnya,” harap Reisa.
(Qur'anul Hidayat)