Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Eks Menkes Siti Fadilah Ungkap 4 Penyebab Gangguan Ginjal Akut pada Anak

Kiswondari , Jurnalis-Kamis, 27 Oktober 2022 |18:09 WIB
Eks Menkes Siti Fadilah Ungkap 4 Penyebab Gangguan Ginjal Akut pada Anak
Siti Fadilah. (Foto: Ant)
A
A
A

JAKARTA – Siti Fadilah Supari yang merupakan Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) mengatakan, penyebab gangguan ginjal akut pada anak sebetulnya bukan hanya, karena zat kimia etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dia menjelaskan, jika diduga penyebabnya tercemar EG dan DEG biasanya bayi terkena karena minum obat sirup. Menurutnya, yang terjadi di Gambia, Afrika Barat, bayi meninggal setelah tiga hari minum obat sirup tersebut.

“Yang saya tahu, pemerintah mengumumkan sejak ada pasien di RSCM. Kemudian kematiannya meningkat sampai 5-6 kali menunjukkan satu, KLB (kejadian luar biasa). Tetapi tidak diumumkan berapa banyak korban yang benar-benar dari sirup yang diminum,” kata Siti Fadilah dalam Gelora Talk bertajuk “Gagal Ginjal Akut Mengkhawatirkan Negeri, Bisakah Dihentikan?”, yang dikutip Kamis (27/10/2022).

BACA JUGA:Pemerintah Datangkan 10 Vial Antidotum Untuk Gangguan Ginjal Akut
BACA JUGA:Pakar Sebut 1,7 Juta Orang Meninggal Tiap Tahun Akibat Gangguan Ginjal

Dirinya memaparkan, munculnya gangguan ginjal akut ini awalnya di Gambia, Afrika Barat. Diketahui, ada 66 bayi meninggal terkena gangguan ginjal akut karena tercemar zat kimia EG dan DEG, sebagaimana yang disampaikan oleh WHO. Kemudian di Indonesia, terjadi peningkatan gangguan ginjal akut pada anak sejak Oktober 2022.

Langkah pemerintah yang menginformasikan jika penyebab karena tercemar EG dan DEG, menurut dia, merupakan hal yang kurang tepat. Seharusnya pemerintah mengumpulkan para ahli untuk mencari penyebab tersebut, karena ada potensi penyakit tersebut disebabkan faktor lainnya.

“Jadi belum tentu karena itu (EG dan DEG) saja dan tidak diumumkan berapa persen pasien yang minum obat sirup dan beberapa persen karena yang lain,” terangnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement