Share

1.389 Sapi dan 33 Domba di KBB Mati Akibat PMK

Arif Budianto, MNC Portal · Jum'at 04 November 2022 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 525 2701001 1-389-sapi-dan-33-domba-di-kbb-mati-akibat-pmk-cIWjJICevH.jpg Sebanyak 1.389 sapi di Bandung Barat mati akibat PMK. (Ilustrasi/Dok MNC Portal)

BANDUNG BARAT - Kasus kematian pada ternak sapi dan domba di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, akibat penyakit mulut dan kuku (PMK) beberapa waktu lalu cukup tinggi. Kematian paling banyak ditemukan pada ternak sapi karena lebih mudah terpapar.

"Selama wabah PMK masuk dan menyerang hewan ternak di KBB, tercatat ada 1.389 ekor sapi dan 33 domba yang mati," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Wiwin Aprianti, Jumat (4/11/2022).

Ia menyebutkan, kasus PMK pertama kali masuk ke KBB menyerang sapi perah di wilayah Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, pada Mei 2022. Setelah itu terjadi penyebaran yang sangat cepat. Bahkan dalam sehari ditemukan ada ratusan hewan yang terpapar.

Kasus kematian atau ternak yang terpaksa disembelih juga meningkat sehingga membuat Pemda KBB khawatir karena kasusnya hampir ditemukan di setiap kecamatan. Namun setelah adanya bantuan vaksin PMK dari pemerintah, kasus penyebaran mulai bisa ditekan.

Berdasarkan data terakhir, dari sebanyak 17.018 ternak sapi yang terpapar, yang berhasil sembuh ada 13.267 ekor sementara yang mati 1.389 ekor. Sedangkan untuk ternak domba dari 17.000 populasi domba di KBB yang mati akibat PMK hanya ada 33 ekor.

"Untuk domba kasusnya lebih sedikit, awalnya hanya ada 27 kematian, namun beberapa pekan lalu ada tambahan enam domba yang mati akibat PMK, dan itu adalah domba yang dibeli warga KBB dari luar daerah," ujarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, Ketua Koperasi Peternak Susu Bandung Utara (KPSBU) Lembang, Dedi Setiadi menyebutkan, populasi sapi perah milik anggotanya ada sebanyak 18.353 dan sekitar 5.165 ekor tertular PMK. Dari jumlah yang terpapar itu ada sebanyak 2.078 ekor yang mati sementara sisanya dinyatakan sembuh.

"Kami sudah mengajukan ganti rugi untuk 2.078 sapi yang mati akibat PMK, baik yang mati dimusnahkan ataupun dimatikan paksa. Informasinya pemerintah bakal memberikan kompensasi Rp10 juta/ekor sapi yang mati kepada peternak," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini