Juru Bicara (Jubir) Kemenkes dr Syahril mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 tersebut diduga karena munculnya varian baru XBB. Kendati demikian, Syahril memastikan bahwa tingkat fatalitas varian baru XBB tidak terlalu parah, meskipun terdapat lonjakan kasus yang cukup signifikan.
"Meskipun ada varian baru tapi tidak terlalu berat dan tidak sebabkan meninggal. Ada 28 negara laporkan XBB ya seperti Singapura pernah sampai 18.000 kasusnya tapi juga cepat turunnya," kata Syahril, Jumat, 4 November 2022.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.