ACEH - Miris, akibat banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang hingga menggenangi sejumlah jalan setinggi satu hingga dua meter sejak sepekan yang lalu, sejumlah jenazah yang berada di ambulance dan ingin melintasi banjir pun terpaksa harus dipindahkan dan dibawa menggunakan rakit serta truk tronton.
Masih tergenangnya sejumlah ruas jalan penghubung yang terjadi akibat banjir di sejumlah kawasan yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, mengakibatkan seluruh aktifitas masyarakat menjadi terhambat.
BACA JUGA: BMKG Luncurkan Aplikasi Terbaru Perkuat Peringatan Dini Jelang KTT G20 di Bali
Salah satunya seperti yang ada di dalam video amatir, di mana sejumlah warga terpaksa harus membawa jenazah salah seorang warga yang ingin dikebumikan menggunakan rakit yang terbuat dari pelepah pisang agar dapat melewati banjir.
Tidak hanya itu saja, dua jenazah yang berada di dalam ambulance terpaksa harus dievakuasi oleh petugas dari Tim SAR dengan menggunakan truk tronton guna menyebrangi banjir yang merendam jalan lintas Medan - Banda Aceh.
BACA JUGA: Pemprov DKI Kerahkan Drone OTT Pembuang Sampah di Bantaran Kali secara Insidental
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali mengatakan, sejumlah jenazah tersebut terpaksa harus dipindahkan dari ambulance lantaran banjir yang masih terjadi belum dapat dilintasi kendaraan kecil.
"Itu jenazah yang dari Medan untuk mempercepat evakuasi (menggunakan rakit dan tronton). Pihak keluarga sudah menyediakan ambulance (sebelumnya)," katanya, Selasa (8/11/2022).
Hingga saat ini, banjir sendiri masih terus terjadi di 12 kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Tamiang, di mana sebanyak 30 ribu lebih warga pun masih bertahan di sejumlah posko pengungsian.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.