Sebagai forum Track II, pertemuan menghimpun masukan pemikiran untuk Keketuaan Indonesia tahun 2023, termasuk pentingnya ASEAN untuk perkuat mekanisme dalam hadapi situasi kawasan seperti Myanmar maupun isu-isu yang berdampak global.
ASEAN juga dipandang perlu mengembangkan kemampuan menavigasi dan menentukan agenda kawasan, didukung peran aktif Mitra Wicara seperti Inggris, sehingga kebijakan “Indo-Pacific tilt” Inggris dapat mendukung peran ASEAN sebagai sentra dalam pemetaan arsitektur kawasan.
Pemilihan topik pertemuan dilatarbelakangi ekspektasi tinggi terhadap keketuaan Indonesia di ASEAN, saat kawasan Indo-Pasifik menjadi teater penting bagi persaingan maupun kerja sama antarnegara.
Indo-Pasifik juga menjadi salah satu pusat perdagangan global, dengan potensi ekonomi yang besar bagi negara-negara kawasan. Nilai strategis Indo-Pasifik dan ASEAN telah mendorong Inggris bergabung menjadi Mitra Wicara ASEAN, sebagai strategi untuk lebih dekat dengan Indo-Pasifik.
“Kita optimis, Indonesia akan sukses membawa ASEAN menjadi entitas regional yang lebih adaptif dalam menawarkan solusi tantangan global,” pungkas Dubes Desra di akhir dialog.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.