Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Parasut Prajurit TNI Tak Mengembang saat Terjun di Ketinggian 1.600 Kaki, Ini Penjelasan Kapen Kopasgat

Bachtiar Rojab , Jurnalis-Rabu, 09 November 2022 |19:52 WIB
Viral Parasut Prajurit TNI Tak Mengembang saat Terjun di Ketinggian 1.600 Kaki, Ini Penjelasan Kapen Kopasgat
Parasut TNI AU tak mengembang sempurna saat terjun payung/Foto: Tangkapan layar
A
A
A

JAKARTA - Baru-baru ini, muncul video salah seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU) tengah terjun bebas dari ketinggian 1.600 kaki. Namun, nahasnya parasut yang digunakan oleh prajurit TNI itu tak mengembang dan menyebabkan insiden mendarat tidak sempurna.

Prajurit tersebut, diketahui bernama Prada Salman Krisnes Sinaga (SKS). Ia, harus rela mengalami insiden tersebut saat melaksanakan penerjunan taktis di Landasan Lanud Sulaiman, Selasa (8/11/2022) pagi.

 BACA JUGA:Tingkat Kesembuhan Covid-19 Hari Ini Bertambah 3.198 Orang

Kepala Penerangan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Kolonel Gunawan mengatakan, insiden itu terjadi pada Selasa 8 November 2022 pukul 10.30 pagi. Di mana, prajurit tersebut tidak dapat mengendalikan parasutnya.

"Salah satu prajurit Kopasgat telah mengalami musibah, tidak mampu mengendalikan payung statiknya secara sempurna, karena ada beberapa tali parachute yang terputus saat loncat dari pesawat," ujar Gunawan saat dikonfirmasi MPI, Rabu (9/11/2022).

 BACA JUGA:Tingkat Kesembuhan Covid-19 Hari Ini Bertambah 3.198 Orang

Atas kejadian itu, kata Gunawan, SKS mengalami patah tulang pinggang sebelah kanan dan tengah dirujuk ke Rumah Sakit TNI AU.

"Atas kejadian itu, prajurit Kopasgat inisial SKS telah mengalami patah tulang pinggang kanan dan telah mendapatkan pertolongan ahli medis dann dirujuk ke RS TNI AU Salamun Bandung," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement