“Sekujur tubuh Fauzi mengalami luka yang cukup serius. Itu mungkin karena melindungi teman temannya," ucao dia.
Kejadian ambruknya atap saat siswa-siswi SD Muhammadiyah Bogor masuk ke ruangan kelas untuk persiapan proses belajar mengajar. Kemudian sekira pukul 07.30 WIB, saat proses belajar mengajar tiba-tiba atap ruangan lantai dua kelas 6 dan 5 roboh.
Akibat peristiwa tersebut, pihak sekolah menderita kerugian kurang lebih Rp 120 juta rupiah. Sementara 14 siswa mengalami luka-luka di mana satu di antaranya akhirnya meninggal dunia
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.