Share

Pasangan Suami Istri yang Bekerja Sebagai Guru Dipecat Usai Diduga Membuat Video Porno di Ruang Kelas

Susi Susanti, Okezone · Senin 14 November 2022 06:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 18 2706788 pasangan-suami-istri-yang-bekerja-sebagai-guru-dipecat-usai-diduga-mermbuat-video-porno-di-ruang-kelas-qTyDf8uLvL.jpg Pasangan suami istri yang bekerja sebagai guru dipecat usai diduga membuat video porno di ruang kelas (Foto: YouTube)

ARIZONA - Pasangan suami istri yang beprofesi sebagai guru di Arizona telah dipecat setelah diketahui merekam video pornografi di kelas sekolah menengahnya.

Samantha Peer adalah seorang guru sains di Thunderbolt Middle School hingga 31 Oktober lalu. dia dipecat usai membuat video porno di akun OnlyFans-nya di Instagram-nya, yang kemudian dibagikan oleh para siswa. Biografinya di situs itu masih bertuliskan: "Saya juga suka menjadi pelacur di tempat kerja."

Baca juga: Sebelum Kebaya Merah, Kasus-Kasus Video Porno Ini Pernah Hebohkan Publik Indonesia

Suami Peer, Dillon Peer, seorang guru kelas empat di Nautilus Elementary, juga dipecat pada 4 November setelah dia diduga membuat debutnya sendiri dalam video tersebut. Departemen Kepolisian Danau Havasu juga belum mengajukan tuntutan.

Baca juga: Fakta Seputar Pemeran Pria dalam Video Porno Kebaya Merah

Distrik Sekolah Bersatu Danau Havasu mengeluarkan pernyataan kepada orang tua siswa.

“Kami telah memperhatikan bahwa siswa telah menyebarkan materi eksplisit melalui udara. Gambar tidak terjadi selama hari sekolah dan orang yang digambarkan tidak lagi bekerja untuk LHUSD. Harap hapus semua gambar dari ponsel anak Anda dan bicarakan dengan mereka tentang penggunaan teknologi yang tepat,” bunyi pengumuman itu, dikutip Washington Examiner.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, s3eorang guru melaporkan bahwa gambar profil Peer di OnlyFans pernah menjadi foto dari buku tahunan sekolah. Pemeriksa Washington telah mengkonfirmasi bahwa hal itu tidak lagi terjadi. Peer tetap aktif di platform setelah pemecatannya dan terus mempromosikan profilnya di akun Instagram-nya.

OnlyFans berusaha untuk melarang pornografi di seluruh platformnya tahun lalu tetapi memilih untuk menangguhkan larangan tersebut dan mengizinkan materi seksual eksplisit di antara 1,5 juta pembuat dan 170 juta anggotanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini