2. Kurangnya Perusahaan Perawatan di Indonesia
Jika dibanding Singapura dan Malaysia, jumlah pesawat yang dimiliki Indonesia lebih banyak. Namun, sayangnya, industri perawatannya malah banyak di Singapura.
Apalagi, industri perawatan selama ini malah ditangkap oleh Singapura dan Indonesia belum bisa memanfaatkan peluang tersebut.
3. Kurangnya Perusahaan Industri Pesawat
Berhentinya industri pesawat terbang di Tanah Air, yang diusung oleh Industri Penerbangan Teknologi Nasional (IPTN) yang belakangan berganti nama jadi PT Dirgantara Indonesia (PT DI), terkait dengan masalah politik. Hal ini membuat produksi pesawat terbang di Indonesia tidak berjalan lancar.
Seperti diketahui, kebutuhan pesawat terbang sendiri menjadi sangat signifikan saat ini khususnya bagi industri transportasi udara, di tengah meningkatnya pendapatan masyarakat menengah. Beberapa maskapai penerbangan pun telah memesan pesawat ke perusahaan luar negeri untuk memenuhi lalulintas udara yang semakin padat, dan meningkatkan layanannya.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.