BOGOR - IPB University mencatat data terbaru jumlah mahasiswanya yang diduga menjadi korban penipuan bisnis online. Sampat saat ini, jumlah mahasiswa yang tercatat menjadi korban sebanyak 116 orang.
"Sampai saat ini 116 (mahasiswa)," kata Rektor IPB University Arif Satria dihubungi, Selasa (15/11/2022)
BACA JUGA:Jokowi, Antony Blinken hingga Fumio Kishida Berjoget Nikmati Pertunjukan Gala Diner G20
Malam ini, IPB akan mengumpulkan mahasiwanya yang menjadi korban dalam kasus tersebut. Mereka dikumpulkan untuk pendataan lebih lanjut.
"Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Malam ini Insya Allah kami mengumpulkan seluruh mahasiswa yang menjadi korban (penipuan bisnis online) untuk pendataan lebih lanjut," ungkap Arif.
BACA JUGA:Momen Keakraban Prabowo dan Macron saat Dampingi Jokowi di Pertemuan Bilateral RI-Prancis
Ia menegaskan bahwa IPB akan terus mendampingi mahasiswa yang menjadi korban hingga tuntas. Termasuk juga terkait pendampingan hukumnya.
"Kami akan terus dampingi mahasiswa dalam penyelesaian masalah ini, termasuk di dalamnya adalah pendampingan hukum," pungkasnya.
Sebelumnya, Polresta Bogor Kota telah menerima dua laporan resmi ke polisi dari mahasiswa IPB terkait dugaan kasus penipuan bisnis online. Sedangkan, untuk pengaduan diterima sebanyak 29 pengaduan.
Berdasarkan keterangan korban, terdapat 311 orang lainnya yang turut menjadi korban kasus tersebut di mana mayoritas mahasiswa IPB. Kerugian korban dalam kasus ini ditaksir sekitar Rp 2,1 miliar.
(Nanda Aria)