Fauzan yang lolos seleksi penerima mahasiswa di program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jakarta berkomitmen untuk menjaga amanah KIP Kuliah Merdeka yang telah diterimanya.
“Saya ingin fokus mengembangkan diri agar bisa menjadi aset yang berharga bagi Indonesia. Mudah-mudahan pemerintah terus memberi kemudahan bagi anak-anak yang sulit akses pendidikan tinggi, seperti di Sabah,” tutur Fauzan yang bercita-cita menjadi seorang pengusaha.
Sementara itu, hadirnya KIP Kuliah Merdeka juga disyukuri oleh mahasiswa yang mengambil program studi D4 Mekatronika di Politeknik Batam, Muhammad Sofian Ariwana.
“KIP Kuliah menurut saya sangat membantu. Memang orang tua saya bisa dibilang tidak kekurangan walaupun disebut cukup juga tidak. Namun untuk menunjang kuliah cukup besar dananya, maka KIP Kuliah ini sangat membantu, “ ujarnya.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan bahwa KIP Kuliah Merdeka sebagai wujud komitmen Kemendikbudristek dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan. Pendidikan tinggi berpotensi memberikan dampak positif tercepat dalam pembangunan SDM unggul sesuai visi Presiden Joko Widodo.