Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres Ajak Muhammadiyah Berjuang Bersama Hadapi Tantangan Bangsa

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Minggu, 20 November 2022 |20:56 WIB
Wapres Ajak Muhammadiyah Berjuang Bersama Hadapi Tantangan Bangsa
Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto : Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak Muhammadiyah untuk bersama pemerintah membangun kemajuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang akan dihadapi di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Wapres saat menghadiri penutupan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Solo, Minggu (20/11/2022) malam.

Visi Islam berkemajuan kata Ma'ruf Amin berlaku baik bagi laki-laki maupun perempuan, akan terus relevan namun perlu terus diperbarui menyesuaikan perubahan tantangan dan lingkungan strategis nasional maupun internasional.

Salah satu tantangan terberat yang sedang di Indonesia kata Ma'ruf Amin adalah krisis multidimensi akibat pandemi dan konflik internasional.

"Kita berjuang untuk pulih, karena sejatinya kita hanya dapat berbicara tentang kemajuan apabila kita mampu pulih dari krisis yang menghadang sekarang," ungkap dia.

Persatuan dan kesatuan disebut Ma'ruf Amin menjadi modal pertama dan utama bagi kita untuk memenangkan pertarungan ini.

"Mari kita rawat bersama dengan senantiasa mengedepankan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah dalam interaksi sosial kita. Dakwah Islam moderat mesti terus kita jalankan dengan komitmen yang tidak pernah luntur karena Islam wasathiyah adalah identitas umat Islam Indonesia," tuturnya.

Ilmu pengetahuan dan teknologi ditegaskan Wapres harus kuasai SDM Indonesia untuk meninggikan harkat dan martabat bangsa.

"Manfaatkan segala peluang dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi digital untuk merealisasikan kemajuan, bukannya malah menjadi distraksi yang menghasilkan kemunduran," kata Ma'ruf Amin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement