CIANJUR – Bupati Cianjur Herman Suherman memastikan wilayah Cianjur Selatan relatif aman dari dampak gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang pada pukul 13.21 WIB tadi. Daerah terparah adalah di Cianjur Kota dan Kecamatan Cugenang.
Herman mengungkapkan, dirinya menyaksikan langsung banyak warga histeris dan berkerumun di pinggir-pinggir jalan. Gedung DPRD Cianjur tak luput dari kerusakan.
“Tadinya saya ada agenda rapat paripurna siang ini. Jadi ditunda,” terangnya.
Baca juga: Usai Gempa 5,6 di Cianjur, BMKG: Ada 15 Kali Gempa Susulan
Dia mengatakan saat ini situasi belum aman karena masih terjadi gempa-gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil.
Pihaknya juga telah menerima laporan dari beberapa kepala desa mengenai adanya korban meninggal akibat. Namun belum dapat memastikan jumlah korban meninggal maupun luka-luka karena masih proses pendataan.
Baca juga: Gempa M5,6 Guncang Cianjur, Banyak Jalan Terputus Akibat Longsor
Dia juga mendapat laporan dari kepala desa di Kecamatan Cugenang bahwa banyak rumah warga yang hancur. Bangunan SMK 1 Cugenang hancur. “Banyak jalan yang terputus sehingga mobil maupun sepeda motor tidak bisa melintas. Para kepala desa di Cianjur melaporkan bahwa mereka membutuhkan alat berat untuk membersihkan bangunan rusak dan longsor,” terangnya.