Share

Bermitra dengan Indonesia, AS Gelontorkan USD10 Juta untuk Percepat Pembangunan Papua

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 22 November 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 18 2712628 bermitra-dengan-indonesia-as-gelontorkan-usd10-juta-untuk-percepat-pembangunan-papua-nHtS1Gu5vi.jpg Foto USAID.

JAKARTA – Amerika Serikat (AS), melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), awal bulan ini bersama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengunjungi provinsi Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan untuk peluncuran inisiatif baru yang akan membantu mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Indonesia-AS Teken Kerja Sama Targetkan Dunia Rendah Karbon di 2030

Program Papua Collaborative Governance Indonesia (USAID Kolaborasi) adalah program lima tahun senilai USD10 juta untuk mendukung Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua. USAID Kolaborasi akan bekerja sama dengan pemerintah untuk memperkuat kerja sama dengan mitra pembangunan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus membantu provinsi Papua dan Papua Barat dalam menggunakan Dana Otonomi Khusus yang akan memaksimalkan manfaat bagi warga lokal.

Bersama dengan Bappenas, pemerintah provinsi dan kabupaten, USAID akan meningkatkan kualitas layanan publik dan meningkatkan keterampilan lembaga lokal untuk mengawasi alokasi dan pelaksanaan anggaran, serta keterlibatan dengan warga lokal.

BACA JUGA: Bantu Cegah Korupsi di Indonesia, USAID Kucurkan Dana Senilai Rp142 Miliar

“Kunjungan bersama ini menunjukkan komitmen kami untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mewujudkan wilayah Papua yang sejahtera,” kata Direktur USAID Indonesia Jeff Cohen, sebagaimana dikutip dari keterangan pers Kedutaan Besar AS Jakarta.

“Perjalanan ini juga akan memungkinkan USAID dan Pemerintah Indonesia untuk lebih memahami tantangan pembangunan dan kebutuhan Orang Asli Papua (OAP) dalam pembangunan daerah.”

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Dari diskusi sebelumnya dengan pemerintah daerah, kami menangkap tantangan pembangunan di Papua, khususnya terkait dengan pelaksanaan Otonomi Khusus,” kata Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas. Lebih lanjut Himawan menambahkan bahwa tantangan tersebut dapat dijawab melalui adanya Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua yang berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Amerika Serikat berkomitmen untuk bermitra dengan pemerintah Indonesia dalam mengatasi tantangan pembangunan yang penting. USAID berharap dapat memperluas hubungan dekat dengan Bappenas dan bekerja dengan mitra lokal lainnya seperti Kitong Bisa, International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Universitas Cendrawasih, dan Universitas Papua untuk meningkatkan fungsi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan di Papua dan Papua Barat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini