Share

MUI Haramkan Aksi Teror Busur, Polres Makassar Siap Ambil Tindakan Tegas

Ansar Jumasang, Koran Sindo · Kamis 24 November 2022 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 609 2714126 mui-haramkan-aksi-teror-dengan-busur-polres-makassar-siap-ambil-tindakan-tegas-nSj64fV938.jpg Kapolres Makassar Kombes Budhi Haryanto. (Foto: Ansar/MPI)

MAKASSAR - Polisi akan menindaklanjuti maklumat yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan (MUI Sulsel) atas maraknya aksi teror menggunakan senjata tajam berupa busur panah di Kota Makassar.

Aksi teror itu dianggap MUI Sulsel sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat yang tengah beraktivitas. MUI Sulsel juga telah menyampaikan tiga maklumat. Pertama, haram memproduksi, membawa, dan menggunakan senjata tajam, busur panah dan sejenisnya untuk meneror dan melukai orang lain.

Selain itu, MUI juga meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan aparat penegak hukum untuk mencegah dan menindak tegas orang yang memproduksi, membawa, dan menggunakan senjata tajam busur panah dan sejenisnya untuk meneror orang lain.

Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto langsung bertemu Forkompinda, pemuka agama, tokoh masyarakat, ormas, organisasi kepemudaan, MUI Makassar. Dia  meminta saran dan masukan dari semua pihak perihal maklumat MUI Sulsel.

"Pada kesempatan ini kami mengundang semua pihak dalam menanggapi maklumat MUI. Kami dari kepolisian meminta saran terkait apa yang kami lakukan," kata Kombes Budhi Haryanto, Kamis (24/11/2022).

Dirinya mengharapkan dukungan semua pihak terkait langkah tegas guna menciptakan situasi kondusif di Kota Makassar. "Kami harap pertemuan ini mendapat saran dan masukan terkait apa yang harus dilakukan. Polri dan TNI menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan di Makassar," ujarnya.

Polres Makassar, kata dia, diharapkan bisa mengambil langkah yang diharapkan manakala ada pelaku yang menggunkan senjata tajam yang berdampak pada keselamatan nyawa masyarakat maupun petugas.

"Dengan adanya dukungan, tentunya kami sangat senang dan semangat untuk melakukan apa yang harus dilakukan untuk menjaga kota Makassar tetap aman. Kalau memang itu membahayakan nyawa masyarakat ataupun petugas, kami akan mengambil tindakan tegas yang terukur," tuturnya.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh stekholder untuk gencar melakukan sosialisasi perihal bahaya penggunaan anak panah busur. "Termasuk kegiatan preventif kota, tadi disepakati kita akan massifkan pendidikan akhlak, sosialisasi tentang bahaya busur Itu di sekolah, di masjid, di gereja akan dimassifkan," imbuhnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, Sekretaris MUI Makassar, Dr Masykur Yusuf Musa mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh apapun tindakan aparat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Makassar.

"MUI juga mensupport mendukung aparat untuk melakukan tindakan preventif ya sekalipun tindakan terukur, yah tapi kalau memang tidak bisa dilakukan pembinaan yah kita selesaikan. Iya (Tindakan tegas terukur) dibenarkan, kalau memang mengancam jiwa manusia," tegas Masykur.

Dia menjelaskan bahwa aparat dapat dikatakan berjihad ketiga membela atau melindungi dirinya. "Yah kalau membela diri masuk dalam kategori jihad, membela agama, membela keluarga, harta semua mati syahid," kata dia.  

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini