Share

San Francisco Izinkan Polisi Gunakan Robot Pembunuh, Dilengkapi Bahan Peledak untuk Kondisi Ekstrem

Susi Susanti, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 18 2718365 san-francisco-izinkan-polisi-gunakan-robot-pembunuh-dilengkapi-bahan-peledak-untuk-kondisi-ekstrem-yVBh88JfPD.jpg San Francisco izinkan polisi gunakan robot pembunuh (Foto: Reuters)

SAN FRANCISCO - Dewan Pengawas yang berkuasa di San Francisco, Amerika Serikat (AS) telah memilih untuk membiarkan polisi kota menggunakan robot yang dapat membunuh.

Tindakan tersebut memungkinkan polisi untuk mengerahkan robot yang dilengkapi dengan bahan peledak dalam keadaan ekstrim.

Polisi kota - SFPD - mengatakan kepada BBC bahwa mereka saat ini tidak mengoperasikan robot yang dilengkapi dengan kekuatan mematikan.

Baca juga: Genius! Kakak Adik Siswa Madrasah Ibtidaiyah Buat Robot Pintar Perawat Tanaman

Namun mereka mengatakan bahwa mungkin ada skenario masa depan di mana kekuatan mematikan dapat digunakan oleh robot.

SFPD mengatakan departemen tersebut saat ini tidak memiliki robot yang dilengkapi dengan kekuatan mematikan, tetapi mengatakan tindakan tersebut mungkin diperlukan di masa mendatang.

 Baca juga: Mengenal Ismail Al Jazari, Ilmuwan Muslim Penemu Robot Pertama di Dunia

"Tidak ada kebijakan yang dapat mengantisipasi setiap situasi yang mungkin terjadi atau keadaan luar biasa yang mungkin dihadapi petugas. SFPD harus siap, dan memiliki kemampuan, untuk merespons secara proporsional," kata seorang juru bicara.

Seorang juru bicara polisi mengatakan robot berpotensi dilengkapi dengan bahan peledak untuk menembus struktur berbenteng yang berisi subjek kekerasan, bersenjata, atau berbahaya".

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Mereka juga mengatakan robot dapat digunakan untuk melumpuhkan, atau membingungkan tersangka kekerasan, bersenjata, atau berbahaya yang menimbulkan risiko kehilangan nyawa.

Langkah tersebut disahkan, dengan amandemen pada Selasa (29/11/2022) yang menetapkan bahwa petugas hanya dapat menggunakan robot yang memiliki kekuatan mematikan setelah menggunakan taktik de-eskalasi alternatif.

Dewan juga menetapkan bahwa hanya sejumlah kecil perwira tinggi yang dapat mengizinkan penggunaannya.

Seperti diketahui, pemerintah federal telah lama membagikan peralatan kelas militer, seragam kamuflase, bayonet, dan kendaraan lapis baja untuk membantu penegakan hukum setempat.

Tetapi undang-undang negara bagian California yang disahkan tahun ini sekarang mewajibkan pasukan polisi kota untuk menginventarisasi peralatan kelas militer dan meminta persetujuan untuk penggunaannya.

Sementara itu, Dr Catherine Connolly, dari kelompok Stop Killer Robots, mengatakan langkah tersebut dapat membuat manusia semakin jauh dari penggunaan kekuatan dan konsekuensi dari penggunaan kekuatan.

Dia juga mengatakan langkah itu bisa membuat lebih mudah untuk membuat keputusan untuk menggunakan kekuatan mematikan.

Di sisi lain, para pendukung tindakan tersebut mengatakan itu hanya akan digunakan dalam situasi ekstrim.

Namun, para penentang mengatakan otoritas itu dapat mengarah pada militerisasi lebih lanjut dari kepolisian.

Jenis robot mematikan ini sudah digunakan di bagian lain di AS. Pada 2016, polisi di Dallas, Texas, menggunakan robot yang dipersenjatai dengan bahan peledak C-4 untuk membunuh seorang penembak jitu yang telah membunuh dua petugas dan melukai beberapa lainnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini