Share

Pemimpin ISIS Al Quraishi Meledakkan Diri Setelah Dikepung Pejuang Suriah

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 18 2718753 pemimpin-isis-al-quraishi-meledakkan-diri-setelah-dikepung-pejuang-suriah-WEg8vfv8uu.jpg Foto: Reuters.

AMMAN - Pemimpin militan Negara Islam (ISIS) Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, yang terbunuh pada pertengahan Oktober di Suriah, meledakkan dirinya setelah dia dan para pembantunya dikepung oleh para pejuang lokal di Kota Jasem, demikian kata para pejuang yang terlibat dalam bentrokan itu kepada Reuters.

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan pada Rabu, (30/11/2022) bahwa Al-Quraishi tewas dalam operasi yang dilakukan oleh pemberontak Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Provinsi Deraa selatan.

BACA JUGA: IS ISIS Umumkan Kematian Pemimpin yang Terbunuh saat Melawan 'Musuh Tuhan' dan Berikan Nama Penggantinya

Provinsi itu berada di bawah kendali tentara Suriah setelah perjanjian rekonsiliasi yang ditengahi Rusia pada 2018 yang memberikan kendali atas Suriah selatan kembali ke Damaskus.

Al Quraishi dan pembantunya telah ditemukan di sebuah tempat persembunyian rahasia di sebuah rumah, kata sumber tersebut, yang termasuk pejuang FSA, kerabat rekan yang tewas dalam bentrokan tersebut, dan penduduk Jasem.

"Pemimpin dan rekannya meledakkan diri dengan sabuk bunuh diri setelah pejuang kami berhasil menyerbu tempat persembunyian mereka," kata Salem al Horani, warga Jasem dan mantan pejuang yang ikut serta dalam pengepungan tiga rumah tempat ditemukannya sel ISIS.

BACA JUGA: Pentolan Kelompok ISIS Ledakkan Diri Setelah Dikepung Pasukan Suriah

FSA telah menerima dukungan dari negara-negara Barat dan Teluk sampai mereka menarik dukungan pada tahun 2018, tetapi para pejuangnya tetap berada di wilayah tersebut setelah kesepakatan rekonsiliasi di mana mereka menyerahkan senjata berat tetapi diizinkan untuk menyimpan senjata ringan.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Negara Islam telah memilih Abu al-Hussein al-Husseini al-Quraishi sebagai pemimpin barunya, kata juru bicara kelompok itu dalam sebuah rekaman. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang pemimpin baru tersebut.

Juru bicara itu mengatakan Quraishi tewas saat "memerangi musuh Tuhan", tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Negara Islam muncul dari kekacauan perang saudara di negara tetangga Irak dan mengambil alih sebagian besar wilayah Irak dan Suriah pada tahun 2014. Mantan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahan Islam dari sebuah masjid di kota Mosul, Irak utara tahun itu dan memproklamasikan dirinya khalifah seluruh umat Islam.

Kekuasaan brutal Negara Islam, di mana ia membunuh dan mengeksekusi ribuan orang atas nama interpretasi Islam yang sempit, berakhir di Mosul ketika pasukan Irak dan internasional mengalahkan kelompok itu di sana pada 2017.

Ia kemudian kehilangan wilayah terakhirnya di negara tetangga Suriah pada musim semi 2019, tetapi mempertahankan sel-sel tidur di berbagai provinsi yang melakukan serangan gerilya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini