Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Buka Peluang Jemput Paksa Ismail Bolong

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 01 Desember 2022 |13:05 WIB
Polisi Buka Peluang Jemput Paksa Ismail Bolong
Ismail Bolong (Foto: Tangkapan Layar)
A
A
A

JAKARTA - Penyidik Dit Tipiter Bareskrim Polri membuka peluang akan melakukan jemput paksa terhadap Ismail Bolong terkait penyidikan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Kemungkinan untuk menjemput paksa tersebut, lantaran Ismail Bolong sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Bareskrim Polri.

"Iya, mudah-mudahan hari ini ada kejelasan," kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan gelar perkara pada hari ini untuk menetapkan Ismail Bolong sebagai tersangka kasus tambang ilegal.

"Nanti kita gelar perkara sudah. Langsung kalau tindak segera, ini kita tetapkan tersangka langsung," ujar Pipit.

Sebelumnya, video Ismail Bolong sempat beredar di media sosial yang mengaku melakukan pengepulan dan penjualan batu bara ilegal tanpa izin usaha penambangan (IUP) di wilayah hukum Kalimantan Timur dengan keuntungan sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar tiap bulan.

Ismail mengklaim sudah berkoordinasi dengan petinggi Polri dengan memberikan uang sebanyak tiga kali.

Kemudian dalam video keduanya, Ismail memberi klarifikasi permohonan maaf kepada Kabareskirm Komjen Pol Agus Andrianto atas berita yang beredar.

Dia mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah berkomunikasi dan tidak pernah memberikan uang kepada jenderal bintang 3 itu.

Terbaru dalam perkara tambang illegal Ismail Bolong, Bareskrim sudah menetapkan seorang tersangka yang tidak diungkap identitasnya. Bahkan sudah dilakukan penangkapan. Perkara ini sendiri sudah dinaikan menjadi penyidikan.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement