Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Kesepuluh Pasca Gempa Cianjur, Mal Belum Beroperasi

Antara , Jurnalis-Kamis, 01 Desember 2022 |05:57 WIB
Hari Kesepuluh Pasca Gempa Cianjur, Mal Belum Beroperasi
Kondisi Cianjur di hari kesepuluh pasca gempa (Foto : Antara)
A
A
A

CIANJUR - Kemarin sore, Rabu 30 November 2022, dinamika kehidupan masyarakat Cianjur, Jawa Barat, belum sepenuhnya pulih pasca-gempa bermagnitudo 5,6 yang mengguncang kawasan setempat sepuluh hari lalu.

Suasana di sejumlah pusat keramaian, seperti di Jalan KH Abdullah bin Nuh, tampak terjadi kepadatan yang didominasi kendaraan pengantar bantuan kemanusiaan serta ambulans.

Keramaian lalu lintas mengarah ke Jalan Nasional arah lokasi terdampak bencana di Cugeunang, serta yang menuju Kecamatan Nagrak ke arah Desa Benjot, dan Jalan Rancagoong ke Warung Jengkol.

Pusat perbelanjaan City Mall di Simpang Tugu Gentur tampak belum dioperasionalkan untuk publik. Akses masuk masih ditutup menggunakan rantai dan spanduk larangan masuk.

Sejumlah warung kelontong di serkitarnya sebagian masih tutup, pun dengan gedung-gedung perkantoran. Suasana di Pasar Ramayana Cianjur mulai kembali bergeliat. Pengunjung mulai memadati area di sekitar pasar untuk berburu barang belanjaan.

Volume kendaraan yang melintas di wilayah itu tidak sebanyak beberapa hari sebelumnya. Jika semula lokasi tersebut menjadi simpul kemacetan, kini arus lalu lintas cenderung ramai lancar dengan dominasi kendaraan bermotor dan minibus.

Situasi serupa juga tampak di sekitar Jalan Siliwangi dan Jalan Siti Jenab, sebagian aktivitas distribusi bantuan menuju gudang logistik, dan posko di Kompleks Pemda Cianjur mulai berkurang.

Petugas lalu lintas dari unsur kepolisian serta dinas perhubungan setempat masih bersiaga di beberapa simpul kemacetan, seperti pertigaan hingga yang menuju pusat keramaian.

Ruas jalan menuju ke Jambu Dipa yang semula mengalami kelebihan kapasitas karena aktivitas kendaraan melebihi lebar jalan dan parkir di bahu jalan, sebagian telah disterilkan oleh petugas.

Petugas juga tampak mengalihkan parkiran kendaraan milik para relawan yang mendistribusikan bantuan di bahu jalan. Petugas mengarahkan bantuan menuju posko yang berada di Kompleks Pemda Cianjur.

Sejumlah tenda pengungsi yang dibangun secara swadaya oleh korban gempa di bahu jalan juga telah dibongkar secara mandiri.

Pantauan di titik gempa sekitar Tapal Kuda dan Warung Sate Shinta Jalan Raya Cianjur-Cipanas tampak lancar dengan kecepatan rata-rata kendaraan berkisar 20-40 km/jam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement