Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Asyik Pesta Sabung Ayam, Tahta Tamperan dari Raja Galuh Dikudeta Kakak Tirinya

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 02 Desember 2022 |07:02 WIB
Asyik Pesta Sabung Ayam, Tahta Tamperan dari Raja Galuh Dikudeta Kakak Tirinya
Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)
A
A
A

Malang baginya ia dipergoki pasukan pengawal yang segera memberitahukan hal itu kepada Manarah. Pertarungan antara Banga dengan Manarah berakhir dengan kekalahan Banga, akan tetapi pasukan yang mengejar raja dan permaisuri yang takut kehilangan jejak karena hari gelap telah melepaskan panah-panahnya sehingga Tamperan bersama Pangrenyep tewas.

Berita kematian Tamperan ini akhirnya sampai juga kepada Sanjaya yang waktu itu memerintah di Medang. Sanjaya lantas membawa pasukan besar dan menyerang purasaba Galuh. Manarah yang telah menduga akan datangnya pembalasan dari ayah Tamperan ini telah bersiap. Ia didukung oleh sisa - sisa pasukan Indraprahasta yang ketika itu telah berubah namanya menjadi Wanagiri dan oleh raja-raja di daerah Kuningan yang pernah dipecundangi oleh Sanjaya.

Perang besar antara sesama keturunan Wretikandayun ini akhirnya dapat dilerai oleh Rajaresi Demunawan tokoh angkatan tua yang waktu itu masih hidup dalam usia 93 tahun, karena ia dilahirkan di tahun 646 M.

Tak hanya itu, para pendeta juga turun dari Istana Saunggalah di lereng Gunung Cereme menuju palaga di luar purasaba Galuh. Dengan wibawanya yang tinggi serta kedudukannya sebagai cucu Wretikandayun pendiri Kerajaan Galuh ia berhasil menghentikan pertempuran.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement