Share

5 Fakta Operasi Gangster di Surabaya, Remaja Tenteng Senjata Tajam Diamankan Polisi

Tim Okezone, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 05:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 519 2721053 5-fakta-operasi-gangster-di-surabaya-remaja-tenteng-senjata-tajam-diamankan-polisi-eorm2TA1jh.jpg Gangster di Surabaya ditangkap.

SURABAYA - Petugas gabungan menggelar operasi skala besar di Surabaya, Jawa Timur. Operasi itu digelar guna mengantisipasi tawuran hingga aksi gangster yang meresahkan warga.

Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (3/12/2022) malam itu, sejumlah remaja kedapatan membawa senjata tajam hingga diamankan polisi. Berikut 5 fakta operasi gengster di Surabaya hingga remaja membawa sajam diamankan polisi :

1. Dipimpin Wali Kota

Operasi skala besar jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), TNI/Polri, dan Organisasi Masyarakat (Ormas) serta warga itu dipimpin Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Eri bersama rombongan berpatroli menggunakan sepeda motor. Rombongan patroli mulai dari Kantor Balai Kota menuju ke arah wilayah Keputih Tegal, Kecamatan Sukolilo. Di lokasi tersebut ia menghampiri warung kopi (warkop) yang sebelumnya diserang oleh sekelompok remaja bersenjata tajam (sajam).

2. Remaja Bawa Sajam

Setelah dari kawasan Keputih Tegal, Eri bersama rombongan beranjak menuju ke Pakuwon City Mall hingga mengarah ke Jalan Kenjeran. Saat di tengah jalan tersebut, rombongan sempat berhenti menemukan 5 remaja yang mencurigakan. Saat ditanya, para remaja tersebut mengaku akan pergi nongkrong.

“Iki arep nang endi (ini mau ke mana) sudah malam,” tanya Eri, Sabtu (3/12/2022).

Karena jawaban remaja tersebut tidak masuk akal dengan alasan nongkrong, Eri meminta kepada salah satu petugas gabungan yang ikut patroli untuk memeriksa barang bawaan para remaja itu. Saat diperiksa lebih lanjut, hasilnya mengejutkan, petugas menemukan senjata tajam berukuran sekitar 10 - 15 cm di salah satu bagasi motor para remaja tersebut.

“Ini dibawa langsung motornya, naikkan truk Satpol PP,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

3. Sisir Tempat Hiburan Malam

Rombongan melanjutkan penyisiran di kawasan Jalan Kenjeran. Tak jauh dari lokasi lima remaja itu ditemukan, rombongan sempat berhenti di salah satu tempat hiburan malam untuk memeriksa lokasi tersebut.

Usai dari lokasi tempat hiburan malam itu, tim gabungan menerima laporan ada 7 orang yang diamankan oleh lurah, babinsa, LPMK dan warga di Jalan Lebak Permai III, Kecamatan Tambaksari. Ternyata, sekelompok orang yang terdiri dari remaja dan satu orang dewasa itu membawa senjata tajam yang dibalut kain dan disimpan di dalam bagasi motornya.

“Lek onok sing nggak kenal, cangkruk - cangkruk, warga kudu nakoni (kalau ada orang tidak dikenal yang nongkrong, bergerombol, warga harus menanyakan). Ini biar dibawa ke polres, biar diproses,” tuturnya.

4. Polisi Tindak Tegas

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Akhmad Yusep Gunawan menuturkan, pihaknya tidak memberikan toleransi sedikitpun bagi yang terlibat mengganggu kenyamanan dan keamanan publik di Kota Pahlawan.

“Bahkan kami juga melakukan tindakan tegas dan terukur. Kami tak segan menembak untuk melumpuhkan, karena mereka terus melakukan penyerangan,” tegas Kombes Pol Yusep.

5. 12 Remaja Diamankan

Yusep memastikan, operasi bersama pemkot, TNI/Polri dan seluruh lapisan masyarakat ini berlaku seterusnya untuk mencegah terjadinya aksi tersebut. Dalam hal pengawasan dan pengamanan di perkampungan, ia mengimbau kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui ada orang atau kelompok yang terlihat mencurigakan.

“Seperti halnya yang terjadi hari ini, kita amankan 12 orang yang membawa sajam, itu mereka kita amankan dan proses. Tentu akan kita terapkan undang-undang darurat kepemilikan senjata tajam terhadap yang membawa, sedangkan yang berkendara tidak sesuai ketentuan, maka akan kita lakukan tindakan tilang,” katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini