Share

Crane Roboh dan Timpa Satu ABK KM Bintang Sejahtera 8 hingga Tewas

Sigit Dzakwan, iNews · Selasa 06 Desember 2022 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 340 2721497 crane-roboh-dan-timpa-satu-abk-km-bintang-sejahtera-8-hingga-tewas-xnXiNjjeYt.jpeg Crane roboh dan timpa satu ABK/Foto: Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT - Satu anak buah kapal (ABK) KM Bintang Terang 8, tewas mengenaskan setelah tertimpa crane yang roboh di pelabuhan rakyat Halim di Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (5/12/2022) pagi, sekitar pukul 08.20 WIB.

Korban yang tewas yakni Asep Suwargiman (40). Ia merupakan anak buah kapal (ABK) KM Bintang Terang 8 yang berasal dari Kampung Muara Bahari Rt.10 Rw.12 Kelurahan Tanjung Priok Provinsi DKI Jakarta.

 BACA JUGA:KPK Panggil Anggota DPRD hingga Sekda Penajam Paser Utara

Kasat Polairud AKP Roni Paslah mengungkapkan, peristiwa tragis ini terjadi ketika proses bongkar muat barang dari dalam kapal tengah berlangsung.

"Pada hari Senin tanggal 5 Desember 2022 sekitar pukul 08.20 WIB telah terjadi laka kerja di KM Bintang Sejahtera 8 di Pelabuhan Rakyat milik saudara Halim Kelurahan Kumai Hulu Rt. 17 Kecamatan Kumai," ucap dia.

 BACA JUGA:Partai Perindo Berikan Pelatihan Jurnalistik hingga Pendidikan Politik ke Mahasiswa Unsri

Saat itu, sambung Kasat Polairud Polres Kobar, crane memindahkan muatan semen dari dalam kapal tiba-tiba bagian lengan crane patah dan menimpa korban tengah mengarahkan perahu kelotok yang akan bersandar.

"Pada saat setelah crane menaruh muatan di truk, kemudian kembali lagi akan mengangkat semen yang ada di KM Bintang Sejahtera 8. Tiba-tiba as crane-nya patah dan bumnya (lengan) jatuh ke bagian kanan kapal. Pada saat yang bersamaan menimpa korban yang sedang mengarahkan kelotok yang akan bersandar di samping kapal," ucap AKP Roni Paslah.

Akibat kejadian ini, korban seketika meninggal dunia di tempat. Jenazah Asep Suwargiman lantas dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum et refertum," sambung Roni.

Selang beberapa saat setelah kejadian, polisi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Saat disinggung terkait adanya potensi kelalaian dalam kecelakaan kerja ini, pihak kepolisian mengaku masih melakukan pendalaman. "Kami masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini