BANGKOK – Insiden crane konstruksi roboh kembali terjadi di Thailand menewaskan dua orang. Crane jatuh di jalan raya pinggiran kota Bangkok.
Crane roboh itu sedang digunakan untuk proyek pembangunan jalan tol di Samut Sakhon. Rekaman video menunjukkan momen mengerikan saat alat berat tersebut menghantam jalan raya, menghancurkan beberapa mobil, dan menimbulkan awan debu serta puing-puing yang berserakan.
Kejadian ini terjadi menyusul tragedi pada 14 Januari 2026 di Provinsi Nakhon Ratchasima, di mana sebuah crane jatuh menimpa kereta api yang sedang melaju dan menyebabkan 32 orang tewas dan lebih dari 60 orang luka-luka.
Kedua proyek tersebut dikerjakan perusahaan konstruksi yang sama, Italian-Thai Development, salah satu kontraktor terbesar di Thailand.
Dalam pernyataan resminya kepada Bursa Efek Thailand pada Kamis (15/1/2026), sore, pihak perusahaan menyampaikan "belasungkawa yang mendalam" kepada para korban dan keluarga. Perusahaan menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas kompensasi dan sedang mulai mengukur total kerugian.
"Pihak perusahaan akan meninjau dan meningkatkan langkah-langkah keselamatan agar lebih menyeluruh dan ketat di masa mendatang," tulis pernyataan tersebut melansir BBC.
Rentetan tragedi ini mempertegas buruknya catatan keselamatan konstruksi di Thailand, yang sebagian besar disebabkan lemahnya penegakan regulasi. Dalam tujuh tahun terakhir, sekitar 150 orang tewas dalam berbagai kecelakaan di proyek perbaikan jalan jalur Bangkok menuju selatan.