Share

Petugas BPBD dan PMI Malang Bantu Penanganan Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 519 2721679 petugas-bpbd-dan-pmi-malang-bantu-penanganan-erupsi-gunung-semeru-di-lumajang-XHn0OgN9DM.jpg Petugas BPBD dan PMI Kabupaten Malang bantu penanganan dampak erupsi Gunung Semeru. (Ist)

MALANG - Puluhan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dikerahkan untuk penanganan erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Personel berangkat sejak Minggu lalu bersama petugas dari PMI Kabupaten Malang, bergerak menuju Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

"Kami sudah mengirimkan personel ke wilayah terdampak bencana. Dari BPBD dan PMI Kabupaten Malang," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, dikonfirmasi pada Selasa (6/12/2022).

Ia menjelaskan, sekira 20 personel BPBD dan PMI Kabupaten Malang dikirimkan untuk membantu penanganan dampak erupsi Gunung Semeru tersebut. Seluruh personel ditugaskan di wilayah Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

"Semua kami tempatkan di Kecamatan Pronojiwo," ujarnya.

Personel itu ditempatkan di pos pengungsian di beberapa titik di Kecamatan Pronojiwo, termasuk sebagai tenaga untuk pembuatan dapur umum yang difokuskan di kantor Kecamatan Pronojiwo.

Sebagai informasi, wilayah Kecamatan Pronojiwo berbatasan langsung dengan Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Ampelgading sempat hujan abu tipis pada saat erupsi Gunung Semeru.

Namun, tidak ada kerusakan akibat hujan abu yang terjadi di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang tersebut.

Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas dengan ditandai luncuran awan panas beberapa kali. Terjauh sepanjang Minggu (4/12/2022) awan panas meluncur hingga radius 13 kilometer dan 7 kilometer. Luncuran awan panas guguran terus terjadi hingga Senin (5/12/2022) ini.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa status gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut telah dinaikkan dari Level 3, atau Siaga menjadi Level 4 atau Awas sejak Minggu (4/12) pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

PVMBG merekomendasikan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Hingga Minggu petang, aktivitas Gunung Semeru berangsur-angsur melandai. Meski secara status masih berada di level IV atau awas. Asesmen sementara belum dilaporkan korban jiwa maupun luka-luka dalam erupsi Gunung Semeru yang tepat terjadi pasca erupsi dahsyat pada 4 Desember 2021.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini