Share

Makna Siraman Jelang Pernikahan Kaesang-Erina

Yohanes Demo, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 510 2723886 makna-siraman-jelang-pernikahan-kaesang-erina-dI2Tjv14Ta.jpg Prosesi siraman pernikahan Kaesang - Erina/Foto: Istimewa

YOGYAKARTA - Jelang pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono keduanya terlebih dahulu melaksanakan serangkaian prosesi adat Jawa yang salah satunya prosesi siraman.

Seperti diketahui, Kaesang dan Erina akan melangsungkan akad nikah di Yogyakarta pada 10 Desember 2022 besok. Sebelum melangsungkan akad baik Kaesang dan Erina menjalani siraman di kediamannya masing-masing.

 BACA JUGA:Presiden Jokowi Mohon Doa Restu untuk Kaesang Pangarep setelah Prosesi Sungkeman dan Siraman

Prosesi siraman sendiri biasanya dilakukan oleh orangtua calon pengantin dan atau perwakilan keluarga serta orang yang dituakan. Biasanya, air siraman diambil dari 7 sumber berbeda.

Lalu seperti apa makna siraman bagi pengantin menurut adat Jawa. Dikutip dari jurnal terbitan IAIN Surakarta, hakikat dari upacara siraman sendiri bukan hanya sekedar membersihkan kotoran dari badan, tetapi juga membersihkan jiwa.

 BACA JUGA:Kenapa Air Siraman Pernikahan Erina-Kaesang Pakai dari 7 Sumber Sekaligus?

Membersihkan jiwa dari noda, dosa dan perilaku tidak baik.

Siraman juga biasa difungsikan untuk menambah aura kecantikan dan ketampanan pengantin. Siraman secara langsung mempunyai pengaruh secara fisik, badan yang lesu dan wajah akan menjadi segar ketika terkena air siraman.

Air yang juga dicampuri berbagai macam bunga akan merangsang indera penciuman sehingga memancarkan aura kebahagiaan. Siraman juga biasanya diringi musik gamelan Jawa sehingga membuat pikiran lebih tenang.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Selain itu, makna 7 sumber air yang digunakan pada upacara siraman juga diartikan sebagai permohonan berkah kepada Tuhan Yang Maha Esa agar calon pengantin dibersihkan dari segala cobaan dan pengaruh buruk.

Adapun, 7 sumber air pada upacara siraman dimaknai sebagai pituduh, pitulungan, pitutur, pitakon, pitulus dan piturut.

Juga calon pengantin diharapkan bisa menjalani hubungan rumah tangga baru dengan selamat dan bahagia. Hal ini menandakan bahwa pengantin sudah siap menjalani kehidupan yang baru sebagai sepasang suami-isteri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini