Wapres pun mengatakan, bahwa Rasulullah SAW menggambarkan mawaddah wa rahmah itu dalam sebuah hadist yang menyatakan perumpamaan orang mukmin yang satu dengan yang lain di dalam saling ber mawaddah wa rahmah itu di dalam tubuh yang satu.
“Seperti satu tubuh, kalau ada anggota yang sakit, maka tubuh yang lain menjadi sakit, itu mawaddah wa rahmah itu,” bebernya.
“Artinya, kalau ada suami sakit, istri ikut sakit, kalau istri sakit, suami juga ikut sakit. Itu bukan hanya dalam rumah tangga tapi juga di dalam kehidupan bermasyarakat, itu kalau ada mawaddah warahmah, saling mencintai dan menyayangi pasti akan terbangun masyarakat bangsa yang harmonis,” ungkapnya.
“Yang bisa juga membuat kita harmonis yaitu itu saling pengertian, saling pengertian itu jangankan benar, salah pun dimaklumi, maklum dia lagi tidak konsen, maklum dia lagi dalam keadaan apa yang kurang baik, jadi dimaklumi,” tambahnya.
(Awaludin)