Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Sandiaga di Balik Buku '1.500 Inspirasi: Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno'

Dimas Yulie , Jurnalis-Minggu, 11 Desember 2022 |07:11 WIB
Cerita Sandiaga di Balik Buku '1.500 Inspirasi: Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno'
Sandiaga Uno. (Foto: Dimas Yuli)
A
A
A

SEMARANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan cerita di balik buku "1.500 Inspirasi: Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno”.

Hal itu disampaikan Sandiaga dalam acara bedah buku yang dihadiri sejumlah pelaku usaha di Kota Semarang, Sabtu (10/12/2022).

Sandiaga mengatakan bahwa buku tersebut memang agak dipaksa untuk dituliskan. Lewat buku yang ditulis Yuga Aden itu, Sandiaga memberi contoh bahwa tak hanya kesuksesan yang patut dicatat, tapi juga kegagalan.

"Buku ini memang sedikit saya paksa untuk bisa dituliskan. Saya ingin menunjukkan inovasi baru bahwa tidak hanya kesuksesan yang patut ditulis, tapi juga kegagalan," ucap Sandiaga.

Buku yang ditulis oleh Yuga Aden itu menceritakan perjalanan Sandiaga mengikuti kontestasi politik di tahun 2019 dan bertemu dengan berbagai lapisan masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air.

Sandiaga merasa dirinya tidak perlu berkecil hati akan sebuah kegagalan, meski hal tersebut memberikan rasa kecewa yang berat di awal.

 Baca juga: Gelar Pelatihan, Menparekraf Sandiaga Dorong Intelectual Property Bidang Animasi

"Tapi dari kesuksesan yang tertunda itu (kegagalan,red), kita jadi tahu apa yang harus kita lakukan atau persiapkan ke depannya terutama bagi para pelaku wirausaha," ujarnya.

Dari perjalanan politiknya itu ia dapat menyerap langsung aspirasi-aspirasi masyarakat untuk kemudian diformulasikan dalam inovasi kebijakan. Karena saat ini adalah era transparansi dan keterbukaan.

"Bahwa kita tidak harus selalu fokus pada elektabilitas, tapi bagaimana kita juga fokus pada apa yang dibutuhkan masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan yang terpenting adalah lapangan kerja. Mereka ingin anak-anak mereka dapat terbuka lapangan kerja," ujarnya.

Tidak hanya terhadap masyarakat, dalam perjalanannya itu Sandiaga juga mendapatkan inspirasi yang kemudian melahirkan inovasi politik baru yang kemudian dapat dikontribusikan dalam kedewasaan berpolitik saat ini. Yakni konsep bertanding untuk bersanding.

"Jadi ini yang saya pelajari bahwa ternyata di politik ini kita juga bisa membawa suatu semangat kebersamaan persatuan dan mudah-mudahan di 2024 ini, meski saya tidak tahu apakah saya akan menjadi salah satu peserta atau tidak karena ini nanti akan ditentukan oleh partai politik, tapi saya ingin meyakinkan satu semangat bahwa jangan sampai politik memecah belah kita apalagi polarisasi. Jangan saling dukung yang akhirnya memecahkan kita, memutuskan tali persahabatan kita," ucap Sandiaga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement