Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sempat Dirampok Saat Siaran Langsung Kebaktian, Pengkhotbah AS Didakwa Atas Tuduhan Penipuan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 21 Desember 2022 |11:12 WIB
Sempat Dirampok Saat Siaran Langsung Kebaktian, Pengkhotbah AS Didakwa Atas Tuduhan Penipuan
Lamor Whitehead. (Foto: Getty Images)
A
A
A

NEW YORK - Seorang pengkhotbah Amerika Serikat (AS) yang dirampok di bawah todongan senjata lebih dari USD1 juta (sekira Rp15, 6 miliar) dalam perhiasan selama khotbah yang disiarkan langsung di New York telah didakwa atas tuduhan penipuan dan pemerasan. 

Lamor Whitehead dirampok saat melakukan khotbah pada Juli lalu. Pelaku mengambil jam tangan, berlian, dan zamrud dari Whitehead.

Sekarang dia telah didakwa dengan serangkaian kejahatan, kata dokumen pengadilan sebagaimana dilansir dari BBC.

Dia dituduh menipu umat paroki dari tabungan pensiunnya, mencoba memeras seorang pengusaha dan berbohong kepada FBI.

Whitehead ditangkap pada Senin, (19/12/2022) dan akan hadir di pengadilan federal, kata departemen kehakiman dalam siaran pers.

Uang yang diduga diambil dari umat – sekira USD90.000 - dihabiskan untuk "barang dan pakaian mewah", kata dokumen tersebut.

Tuduhan terhadapnya bisa membuatnya dipenjara hingga 20 tahun jika dia terbukti bersalah.

Pada Selasa, (20/12/2022) Whitehead memposting "TIDAK BERSALAH!" di Instagram dan mengarahkan pengikut untuk bergabung dengan streaming langsungnya.

Setelah dirampok pada Juli, Whitehead, yang dijuluki "uskup bling" oleh media di New York, bersumpah bahwa pelakunya tidak akan "lolos begitu saja".

Menurut New York Post, barang-barang yang diambil dari dia dan istrinya termasuk jam tangan Rolex dan Cavalier, cincin rubi dan berlian Episkopal seharga USD25.000, sepasang anting seharga USD25.000, dan bahkan cincin kawinnya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement