Jaksa mempertanyakan, sekalipun itu terjadi pada pribadi yang telah lama bergelut di bidang hukum dan memang sudah memiliki pengalaman banyak di bidang reserse itu, apakah Ferdy Sambo tetap tidak bisa mengendalikan emosinya. Padahal, dia sehari-harinya berhubungan, dalam tanda kutip dengan penjahat. Reni memaparkan, Ferdy Sambo dalam kondisi normal ada upaya rasional untuk mengendalikan diri.
"Tetapi dalam situasi memang ada hal yang menggangu kondisi emosinya dan self esteemnya itu yang kemudian bisa menjadi orang yang sangat dikuasi emosinya," imbuhnya.
"Ada kebutuhan tinggi dukungan dari orang lain terutama ambil keputusan besar? Apakah ini juga bisa internal dalam dirinya bisa terefleksikan dari bekerja sama dari orang yang dia percayai?," tanya Jaksa.
"Betul pak. Bisa seperti itu," papar Reni.
"Artinya dia butuh masukan orang-orang sekitar untuk ambil keputusan besar?" tanya Jaksa lagi.
"Iya bisa seperti itu," kata Reni lagi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.