Kepemimpinan VOC di Indonesia diserahkan kepada Gubernur Jenderal Pieter Both pada 1610-1619 di Ambon. Pieter Both memilih Jayakarta (Jakarta) sebagai kantor administrasi VOC.
Kemudian, Jan Pieterszoon Coen selaku Gubernur Jenderal VOC kedua (1618-1623) memindahkan markas besar VOC ke Jayakarta dan mereka mengubah sebutannya menjadi Batavia (sekarang Jakarta).
Mengutip dari Batavia Digital, Batavia didirikan di pelabuhan Jayakarta yang direbut dari Kesultanan Banten. Sebelumnya bandar ini dikenal sebagai Kalapa atau Sunda Kalapa dan menjadi salah satu titik perdagangan Kerajaan Sunda.
Dari kota pelabuhan ini, VOC mengendalikan perdagangan dan kekuasaan militer serta politiknya di Nusantara.
Sampai pada pertengahan abad ke-18, VOC mengalami kebangkrutan karena petinggi-petinggi kerap melakukan korupsi dan harus menghadapi perang melawan Inggris.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.