Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Ferdy Sambo Belum Bisa Diproses

Irfan Maulana , Jurnalis-Kamis, 29 Desember 2022 |11:01 WIB
Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Ferdy Sambo Belum Bisa Diproses
Komisi Yudisial (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Laporan terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kuat Ma'aruf terhadap ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial belum dapat disimpulkan.

Diketahui, Kuat Ma'aruf melaporkan Wahyu atas dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku Hakim.

Ketua KY, Mukti Fajar Nur Dewata mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan terkait dugaan adanya pelanggaran etik yang dilakukan Wahyu Imam ketika memimpin sidang kasus tersebut.

"KY telah memproses hingga tahap verifikasi untuk memeriksa kelengkapan formil dan materil di laporan tersebut," ujarnya, di Jakarta Pusat, Rabu 28 Desember 2022.

 BACA JUGA: Momen Ferdy Sambo Kecup Kening Putri Candrawathi Sebelum Sidang

Sementara itu, Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Joko Sasmito mengatakan pihaknya tidak bisa langsung memeriksa Wahyu. Sebab, proses persidangan kasus tersebut masih berjalan.

"Memang ada semacam teknis bahwa KY tidak akan memanggil terlapor yang sedang memeriksa atau mengadili perkara yang sedang ditangani. Karena itu bentuk intervensi KY ke majelis hakim," tegasnya.

Oleh sebab itu, KY baru akan memanggil Wahyu ketika selesai menangani perkaranya.

 BACA JUGA:Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tiba di PN Jakarta Selatan, Bakal Berikan Bukti ke Majelis Hakim

"Kalau misalnya langsung dilaporkan dan diterima itu dikhawatirkan nanti setelah perkara selesai ada laporan lagi. Sehingga, menurut kami dari Birowaskim akan menunggu sampai berkas perkara atas nama KM itu selesai baru ditangani," jelas Joko.

Diketahui, laporan tersebut bermula ketika Hakim Wahyu saat memimpin sidang kasus yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdi Sambo tersebut dinilai tendensius. Dalam sidang, Wahyu menilai Kuat Maruf berbohong saat memberikan keterangan di sidang.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement