Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Tokoh yang Berhasil Terbang Sebelum Adanya Pesawat

Tika Vidya Utami , Jurnalis-Jum'at, 30 Desember 2022 |05:59 WIB
3 Tokoh yang Berhasil Terbang Sebelum Adanya Pesawat
Ilustrasi/ Doc: SWNS
A
A
A

JAKARTA - Sebelum adanya kemajuan teknologi, ide pembuatan pesawat terbang berawal dari keinginan manusia untuk terbang layaknya burung. Sejumlah orang bahkan sudah dapat terbang sebelum adanya pesawat terbang yang canggih seperti saat ini. Berikut daftarnya.

 BACA JUGA:BMKG Ungkap Potensi Curah Hujan Meningkat hingga 1 Januari 2023

1. Wright Bersaudara

Wrigh Bersaudara terdiri dari Wilbur Wright dan Orville Wright. Keduanya mempunyai kemampuan teknis yang luar biasa. Pada 1982, mereka mengembangkan mesin cetak serta toko penjualan dan perbaikan sepeda. Tak lama kemudian, mereka membuat sepeda sendiri. Atas pengalaman serta pembuatan sepeda, mereka berkeinginan untuk membuat transportasi yang dapat berjalan di udara.

Sejak saat itu, mereka mencoba untuk melakukan eksperimen. Wright Bersaudara mulai membaca buku aerodinamika dan mendapat inspirasi dari sayap burung. Mereka pun melakukan uji coba pertama. Hasilnya, mesin mengalami keretakan dan kekuatannya harus ditambah menjadi 12 tenaga kuda.

 BACA JUGA:Setubuhi 3 Bocah, Brigadir Yos Sudarso Resmi Dipecat Polda Gorontalo

Usai rancangan pesawat terbang dibuat, lalu pengetesan dilakukan pada Desember 1903. Setelah tiga hari, pesawat terbang Wright Bersaudara dapat mengudara dengan sempurna. Pesawat mereka dapat bermanuver dan terbang di udara selama 39 menit.

2. Ferdinand von Zeppelin

Ferdinand von Zeppelin adalah orang yang berhasil mengembangkan balon udara bernavigasi. Zeppelin lahir di Konstanz, Jerman pada 8 Juli 1838. Pada 1863, ia pindah ke Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, ia melakukan perjalanan dengan balon udara pertamanya yang dirancang oleh John Steiner. Balon udara tesebut digunakan guna mengamati tentara hingga menawarkan jasa berbayar.

Dalam perjalanannya, ia berpikir tentang mendesain pesawat yang terbuat dari kantong serta kerangka. Pada Juni 1898, Zeppelin membangun pesawat udara pertamanya, LZ1. LZ1 dapat terbang pada Juli 1900. Namun penerbangan tersebut dinilai tidak sukses. Hingga akhirnya, Zeppelin dapat mengembangkan Z3. Diketahui, Z3 adalah balon udara Zeppelin yang berhasil. Atas keberhasilan tersebut, ia mendapat apresiasi serta penghormatan dari Kaisar Wilhelm II.

3. Abbas Ibn Firnas bin Wirdas at-Takurini al-Andalusi al-Qurthubi

Abbas Ibn Firnas adalah seorang filsuf serta penyair. Pria yang tumbuh dan besar di Cordoba ini fokus pada ilmu falak, fisika hingga matematika. Diketahui, ia dapat menghubungkan satu cabang ilmu yang dikuasainya dengan cabang ilmu lain. Abbas Ibn Firnas melakukan riset dan penelitian sebelum merancang pesawat.

Bahkan ia bereksperiman untuk menerbangkan diri. Abbas Ibn Firnas juga menggunakan sayap burung buatannya. Sayap tersebut lengkap dengan bulu yang terbuat dari sutra. Ia pun sudah memperhitungkan jumlah bulu supaya dapat menahan berat tubuhnya.

Pada saat melakukan percobaan terbangnya, ia naik ke tempat tinggi guna memulai uji cobanya. Kemudian, ia mengibaskan kedua sayap ke udara dan terbang. Percobaannya pun berhasil, Abbas Ibn Firnas mampu melayang seperti burung. Abbas Ibn Firnas yang lahir pada 810 di Andalusia (kini Spanyol) merupakan salah satu penemu dan ilmuwan Muslim.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement