Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Seorang Biarawan dan Suster yang Jatuh Cinta Dan Putuskan Untuk Menikah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 03 Januari 2023 |13:06 WIB
Cerita Seorang Biarawan dan Suster yang Jatuh Cinta Dan Putuskan Untuk Menikah
Lisa Tinkler bertemu suaminya Robert saat menjadi suster di biara Ordo Karmel. (Foto: BBC)
A
A
A

Tapi Lisa terus berjalan sampai dia tengah malam dalam kondisi basah kuyup, tanpa mantel, dalam pakaian susternya di luar restoran Black Bull. Dia baru memberanikan diri untuk masuk ke dalam ketika dia melihat sang bruder duduk di dalam melalui pintu yang terbuka.

"Ketika saya melihatnya, jantung saya berhenti," kata Robert.

Tetapi sebenarnya saya lumpuh karena rasa takut, bukan kebahagiaan, karena saya tahu pada momen itu bahwa saya harus sepenuhya memberikan diri untuk Lisa, tetapi saya juga tahu kami belum siap untuk itu," kata dia.

Robert sudah menjadi biarawan Karmel selama 13 tahun sampai titik itu. Ia seorang pemikir, akademisi, dan teolog yang masuk ke dalam kehidupan biara untuk mencari makna dalam apa yang ia gambarkan sebagai krisis iman dan identitas.

Ketika sekarang dia menengok ke masa lalunya, ia merasa cara dia dibesarkan membuat kebingungan itu tidak bisa dihindari. Ia dibesarkan di wilayah yang baru beralih dari Jerman ke Polandia, dengan ayah yang beragama Kristen Lutheran dan ibu yang memeluk agama Katolik.

Tetapi periode itu cukup gelap baginya setelah hubungan yang gagal membuat Robert terus mencari rasa pemenuhan di Inggris - terlepas dari teologi Protestan Lutheran yang telah ia anut - di biara Katolik Roma Ordo Karmel di mana dia menemukan pelipur lara.

"Sebelumnya, saya tidak tahu banyak tentang Karmel dan tidak pernah memikirkan ingin menjadi biara. Padahal, saya selalu curiga akan bentuk ekspresi kepercayaan apapun," kata Robert.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement