"Dia menembak maju sampai dengan jatuh. Saat Yos roboh, stop berhenti, undur. Saya panik dan sadar berarti ada korban yang terjadi di rumah saya. Saya berpikir bagaimana peristiwa ini bisa saya lindungi Richard. Saya berpikir bagaimana penembakan oleh anggota Polri ini bisa membantu dia harus ada perlawanan dan pembelaan diri," tuturnya.
"Saya sampaikan dalam pemeriksan saya, saya masih sempat mengatakan itu karena memang situasi waktu itu sangat cepat. Sehingga saya refleks sampaikan stop berhenti sebelum Yos roboh," tutur Sambo.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.