Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria Ditemukan Tewas di Kalideres Sudah 10 Tahun Tak Pulang, Sehari-hari Memancing

Dimas Choirul , Jurnalis-Kamis, 12 Januari 2023 |15:46 WIB
Pria Ditemukan Tewas di Kalideres Sudah 10 Tahun Tak Pulang, Sehari-hari Memancing
Pria yang ditemukan tewas di Kalideres sudah 10 tahun tak pulang ke rumah, sehari-harinya memancing ikan. (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Mayat pria ditemukan di semak-semak kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (11/1/2023) siang. Korban berinisial SB (44) itu merupakan warga Cengkareng, Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sehari-hari memancing ikan. Terhitung sudah 10 tahun korban tidak pernah pulang ke rumah.

"Iya kemarin keluarganya (yang bilang) dateng dari Cengkareng ke kantor polisi dan diperiksa," ujar Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Aep Haryaman saat dikonfirmasi, Kamis (12/1/2023).

Aep mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. Ia juga memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh korban.

Terkait kematian korban yang diduga diterkam hewan buas, Aep belum dapat menyimpulkan. Sebab, hingga saat ini, mayat pria tersebut masih diperiksa tim dokter di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

Hal itu dilakukan guna mengetahui adakah bekas zat beracun di dalam tubuh korban.

"Ya mungkin besok (hasilnya keluar). Kalau kita mengira-ngira nanti malah salah," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, seorang pria ditemukan tewas di semak-semak, kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (11/1/2023) siang.

Mayat itu ditemukan pertama kali oleh seorang pengamen yang sedang melintas. Pengamen tersebut melihat pria yang tergeletak di dekat semak-semak.

"Tadi ada penemuan mayat informasinya dari pengamen. Nyampein ke kita," kata Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Jamaluddin kepada wartawan, Rabu (11/1/2023).

Menurut Jamal, saat itu ia melihat kondisi korban terdapat luka di bagian pelipis dan pipi kirinya. Walau demikian, Ia tidak mengerti apakah korban tewas dibunuh atau diterkam hewan buas. "Karena di sana ada binatang buas juga seperti binatang berbisa kaya ular," ucapnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement