Share

5 Fakta Ribuan Suami Gugat Cerai Istri di Indramayu, Mayoritas karena Ditinggal Jadi TKW

Tim Okezone, Okezone · Senin 23 Januari 2023 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 525 2751344 5-fakta-ribuan-suami-gugat-cerai-istri-di-indramayu-mayoritas-karena-ditinggal-jadi-tkw-E2Is431Zdp.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

INDRAMAYU - Pengadilan Agama Indramayu mengungkap bahwa banyak suami mengajukan perceraian di kabupaten di Jawa Barat tersebut. Pada 2022 tercatat 2.102 perkara cerai talak dari total 7.771 perkara yang diputuskan hakim.

Berikut sejumlah faktanya:

1. Cerai Talak

Humas Pengadilan Agama Indramayu, Dindin Syarief Nurwahyudin mengatakan, cerai talak adalah perkara perceraian yang diajukan oleh pihak suami kepada istri.

2. Ditinggal Istri Jadi TKW

Tingginya angka cerai talak tersebut salah satunya disebabkan banyaknya suami ditinggal istri untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW.

"Tingginya minat warga Indramayu bekerja ke luar negeri ini sangat berpengaruh kepada hubungan rumah tangga mereka. Tentu ini memang ada hubungannya dengan faktor biologis," ucapnya, Sabtu 21 Januari 2023.

3. Istri Tak Kunjung Pulang

Dindin mencontohkan, tidak sedikit karena desakan ekonomi, banyak istri yang memutuskan menjadi TKW. Saat sudah di luar negeri, mereka bekerja dalam jangka waktu yang lama atau bertahun-tahun.

 Baca juga: Sidang Cerai, Bupati Purwakarta Neng Anne Ingin Cepat Menjanda

"Tidak sedikit istri yang tidak ingin pulang karena merasa kebutuhan ekonominya terpenuhi saat bekerja di luar negeri," tuturnya.

Di sisi lain, Dindin menuturkan, pihak suami yang ditinggal di kampung halaman membutuhkan istrinya, selain memenuhi kebutuhan ekonomi termasuk juga kebutuhan biologis.

"Sedangkan karena ke luar negeri suami ini ditinggal dalan jangka waktu lama selama bertahun-tahun, sehingga memutuskan untuk meninggalkan (cerai)," tutur dia.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

4. Faktor Ekonomi

Dindin menilai salah satu faktor penyebab terjadinya hal tersebut karena tingkat ekonomi Kabupaten Indramayu yang rendah. Sehingga, tidak sedikit istri yang terpaksa memilih jalan pintas dengan bekerja ke luar negeri karena penghasilan yang jauh lebih besar.

Selain itu, Didin mengungkapkan, faktor lainnya yang menyebabkan suami mengajukan cerai, karena ekonomi yang rendah membuat istri selalu mengeluh sehingga membuat suami mengajukan perceraian.

5. Kenyataan Ironis

Kondisi tersebut, diakui Didin cukup ironis. Mengingat, Kabupaten Indramayu merupakan daerah lumbung padi nasional bahkan daerah produksi padi terbesar di Indonesia. Akan tetapi, tingkat ekonomi di Indramayu masih rendah dan berpengaruh pada keutuhan rumah tangga.

Didin berharap, kondisi ini bisa dijadikan bahan evaluasi dari semua pihak agar angka perceraian yang tinggi di Indramayu bisa ditekan. "Memang secara umum untuk di Indramayu didominasi oleh faktor ekonomi," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini