Kendati demikian, kariernya sangat cemerlang, sejumlah jabatan strategis pernah diembannya. Di antaranya, Pangdam 5 Jaya 1982; Wakil Kasat 1985; KSAD 1986; dan terakhir sebelum pensiun menjadi Panglima TNI pada 1988-1993.
Setelah pensiun, dia dipilih secara aklamasi oleh DPR dan presiden untuk menjadi wakil presiden RI periode 1993-1993.
3. Marsekal Djoko Suyanto
Lulusan Akademi AU 1973 dengan satuan Penerbang. Ia adalah penerbang pesawat tempur F-5 Tiger II yang berpangkalan di Pangkalan Udara Iswahyudi, Magetan.
Ia kelahiran Madiun, Jawa Timur 2 Desember 1950. Marsekal Djoko diketahui satu angkatan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat di Akabri.
Pencalonannya sebagai Panglima TNI sangat mengejutkan mengingat pangkatnya saat itu adalah jenderal bintang 2. Namun, karena melewati fit and proper test yang cukup alot, ia akhirnya diangkat menjadi Panglima TNI.
Jabatan strategi yang pernah diembannya, Instruktur penerbang F-5 Lanud Iswahyudi (1981-1982); Instructor advanced fighter training course (1983-1990); Komandan Skadron Udara 14 Lanud Iswahyudi) (1990-1992); Komandan Lanud Jayapura (1992-1994).