Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anggota Densus 88 Diduga Jadi Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online di Depok

Erfan Maruf , Jurnalis-Selasa, 07 Februari 2023 |15:29 WIB
Anggota Densus 88 Diduga Jadi Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online di Depok
Ilustrasi/Foto: Okezone
A
A
A

Jundri mengatakan identitas pelaku diketahui berdasarkan sejumlah barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian berupa tas ransel, pisau, termasuk kartu anggota yang ada di dalam dompet.

"Karena barang pelaku tertinggal di mobil. Identitas pelaku, tas ransel, pisau, termasuk kartu. Berupa dompet," ucapnya.

Berdasarkan informasi dari penyidik pula, pembunuhan tersebut diduga terencana. Ia mengatakan pelaku sebelumnya memesan taksi Sonny melalui offline atau luring. Saat itu, pelaku mengaku tidak punya uang.

Dengan kemurahan hati, korban kemudian mengantarkan pelaku. Namun, niat baik tersebut harus dibayar mahal. Setibanya di Cimanggis, Depok pelaku diduga akan mencuri mobil korban. Namun, saat itu korban melawan hingga terjadilah pembunuhan.

"Motifnya yang pasti berdasarkan informasi penyidik memang niat mencuri kendaraan, secara pribadi kami sebagai orang hukum memang sudah direncanakan," ujarnya.

Jundri mengatakan pihak keluarga berharap kasus tersebut diungkap secara terang benderang dan pelaku juga bisa dijerat pasa berlapis, yakni Pasal 338, Pasal 351 ayat 3, Pasal 365, Pasal 340 dan 339 KUHP, dengan hukuman maksimal pidana mati.

Sementara itu, istri Sonny, Rusni Masna Asmita mengatakan pelaku telah ditangkap pada hari yang sama setelah pembunuhan. Namun, saat itu, kepolisian meminta dirinya untuk menjaga informasi tersebut dan diminta hanya memberi tahu ke keluarga inti.

Kepolisian kemudian memberi tahu pihak keluarga untuk melakukan rekonstruksi. Namun, pihak keluarga tak kunjung mendapatkan informasi tersebut.

Rusni kemudian berbicara dengan pihak keluarga bagaimana agar kasus pembunuhan suaminya tersebut bisa diselesaikan. Maka dari itu, pihaknya mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta kejelasan.

"Saya juga minta tadi agar secepat mungkin ini selesai biar saya bisa menata ke depan, karena saya harus menggantikan posisinya mencari nafkah. Saya tidak mau hanya urusan bolak-balik ke tempat ini (Polda)," katanya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement