Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alasan Kenapa Sungai Amazon Tidak Memiliki Jembatan

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2023 |15:21 WIB
Alasan Kenapa Sungai Amazon Tidak Memiliki Jembatan
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Hal ini karena Sungai Amazon memiliki kontur berkelok-kelok dan melalui daerah yang jarang dihuni penduduk. Artinya hanya sedikit jalan utama yang bisa dihubungkan dengan jembatan. Sedangkan di kota-kota besar maupun kota kecil yang berbatasan dengan Sungai Amazon, kapal dan feri menjadi sarana yang transportasi yang banyak diminati.
Selain itu, alasan kedua kenapa tidak ada jembatan di sungai Amazon adalah karena pembangunannya akan cukup sulit. Pasalnya, Sungai Amazon memiliki lokasi yang tidak ideal untuk dibangun jembatan. Hal ini akan menyulitkan teknis dan logistik dalam pembangunan.
Contohnya adalah pada daerah rawa yang luas dengan tanah yang lunak akan memerlukan viaduk dan fondasi yang lebih dalam. Pembuatannya pun membutuhkan dana yang besar.
Belum lagi kondisi air sungai yang kerap berubah sepanjang musim dan tepian sedimen sungai yang terkikis dan bergeser secara beraturan akan bisa membuat pekerjaan konstruksi menjadi sangat berat.
Meski bisa menggunakan Ponton, yakni struktur terapung, namun solusi tersebut dinilai bukan yang terbaik. Pasalnya, Sungai Amazon dipenuhi dengan variasi musiman yang membuat lapisan kerumitan terus bertambah.

Hal ini karena Sungai Amazon memiliki kontur berkelok-kelok dan melalui daerah yang jarang dihuni penduduk. Artinya hanya sedikit jalan utama yang bisa dihubungkan dengan jembatan. Sedangkan di kota-kota besar maupun kota kecil yang berbatasan dengan Sungai Amazon, kapal dan feri menjadi sarana yang transportasi yang banyak diminati.

Selain itu, alasan kedua kenapa tidak ada jembatan di sungai Amazon adalah karena pembangunannya akan cukup sulit. Pasalnya, Sungai Amazon memiliki lokasi yang tidak ideal untuk dibangun jembatan. Hal ini akan menyulitkan teknis dan logistik dalam pembangunan.

Contohnya adalah pada daerah rawa yang luas dengan tanah yang lunak akan memerlukan viaduk dan fondasi yang lebih dalam. Pembuatannya pun membutuhkan dana yang besar.

Belum lagi kondisi air sungai yang kerap berubah sepanjang musim dan tepian sedimen sungai yang terkikis dan bergeser secara beraturan akan bisa membuat pekerjaan konstruksi menjadi sangat berat.

Meski bisa menggunakan Ponton, yakni struktur terapung, namun solusi tersebut dinilai bukan yang terbaik. Pasalnya, Sungai Amazon dipenuhi dengan variasi musiman yang membuat lapisan kerumitan terus bertambah.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement