"Kami akan berupaya agar data citra satelit dapat di-update setiap tahun di seluruh Indonesia di daerah manapun," tuturnya.
Heru mengakui saat ini, pelayanan data citra satelit masih terdapat kekurangan. Karena itu, pihaknya akan memperbaiki sistem tersebut, terutama untuk layanan data citra satelit untuk daerah yang sering berawan seperti Papua dan Kaltim.
"Kita akan perbaiki itu agar bisa mendapatkan citra satelit dengan resolusi sangat tinggi yang terupdate setiap tahun, yang bisa dikombinasikan dengan berbagai data yang ada di pemda menjadi biotropical information system," ujarnya.
Namun, Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi, Agus Haryono menjelaskan dukungan BRIN terhadap BRIDA dalam pendanaan riset bersama. Menurutnya, akan ada skema baru berupa pendanaan riset antara BRIN dan BRIN. Topiknya menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik yang diusulkan BRIDA.
"Skema riset ini, kita akan kompetisikan secara nasional sehingga nantinya peneliti-peniliti unggul yang akan melakukan riset tersebut. Kami harapkan topik riset yang diangkat sesuai kebutuhan daerah ini, nantinya dapat mengatasi permasalahan di daerah sehingga akan lebih bermanfaat bagi pembangunan daerah tersebut," tutur Agus.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.