Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Orang Hilang di Sungai Dugald Akibat Tambang Runtuh, Proses Pencarian Dimulai

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 16 Februari 2023 |14:22 WIB
2 Orang Hilang di Sungai Dugald Akibat Tambang Runtuh, Proses Pencarian Dimulai
2 orang hilang akibat tambang runtuh di Queensland (Foto: MMG)
A
A
A

AUSTRALIA - Pencarian sedang dilakukan untuk dua pria yang telah hilang selama lebih dari 24 jam setelah tambang Queensland runtuh.

Media lokal melaporkan orang-orang itu mengemudi 125 meter (410ft) di bawah tanah di dalam tambang Sungai Dugald dekat Cloncurry ketika tanah runtuh pada Rabu (15/2/2023).

Mereka jatuh ke kedalaman 25 meter, tetapi orang ketiga yang bekerja dengan mereka melarikan diri dan membunyikan alarm.

BACA JUGA: Banjir dan Longsor, Freeport Stop Penambangan 

Dikutip BBC, kendaraan mereka telah ditemukan menggunakan drone, tetapi tim penyelamat tidak menemukan tanda-tanda orang yang hilang.

 BACA JUGA: Pertama dalam Sejarah, Australia Tolak Pembangunan Tambang Batu Bara

Keduanya belum menanggapi upaya atau merespon tim penyelamat melalui radio.

Orang-orang tersebut - yang disebutkan dalam laporan media lokal sebagai Dylan Langridge dan Trevor Davis - diyakini bukan sebagai pekerja tetap atau istilahnya pekerja yang terbang masuk, terbang keluar. Ini menjadi praktik umum di beberapa bagian Australia di mana staf diterbangkan sementara ke lokasi kerja jarak jauh.

Pemilik tambang MMG mengatakan semua operasi di tambang seng telah dihentikan karena pencarian semakin intensif.

Tim penyelamat bekerja sepanjang malam menggunakan alat berat untuk mendapatkan akses ke kendaraan tersebut. Pada Kamis (16/2/2023) pagi manajer umum MMG Tim Akroyd mengatakan misi telah dimulai untuk memulihkannya dari bawah.

"Kami berharap proses ini akan memakan waktu," katanya.

“Pikiran kami tetap kuat dengan keluarga rekan kami yang hilang,” ujarnya.

Mark Norwell, CEO Perenti - perusahaan tempat kontraktor bekerja, tim penyelamat difokuskan untuk menyelesaikan situasi yang berkembang, secepat dan seaman mungkin.

"Semua orang di Perenti merasakan dampak dari insiden ini dan sementara kami sangat mengkhawatirkan keselamatan rekan-rekan kami, kami terus berharap hasil yang positif dapat dicapai,” terangnya.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement