JAKARTA - TNI mengirimkan tim dalam misi kemanusiaan ke Turki. 17 Tenaga Kesehatan yang merupakan bagian dari Tim EMT (Emergency Medical Team) terbang ke Turki menggunakan pesawat Garuda Indonesia A330-300.
Mereka membawa rumah sakit lapangan serta bantuan logistik kemanusiaan seberat hampir 60 ton. Ketujuh belas tenaga kesehatan TNI tersebut memiliki spesialisasi medis dalam penanganan situasi darurat.
BACA JUGA:Candaan Prabowo saat Bertemu Relawan Joman: Kamu Gak Takut Sama Saya? Mukanya Muka Kudeta
Kedatangan Tim EMT diterima langsung oleh Dubes RI Ankara Lalu Muhamad Iqbal, Athan RI Ankara, Kolonel Kav M. Amir Aliakbar dan Koordinator Bantuan Kemanusiaan Turkiye (AFAD), Mehmet Gulluoglu.
Di samping 17 Tenaga Medis, pesawat angkut Hercules C-130 beserta 25 awak pesawatnya juga diperbantukan kepada Pemerintah Turki hingga tanggal 20 Februari 2023. Pesawat C130 itu untuk mengangkut logistik bencana dari Ankara ke berbagai kota di daerah yang terdampak bencana di Turki.
BACA JUGA:Sebaran 219 Kasus Covid-19 Hari Ini, Jakarta Tertinggi
Pesawat yang memiliki daya angkut 10 ton tersebut, saat ini tengah disiagakan di Bandar Udara Angkatan Udara Turki di Etimesgut, Ankara.
Mission Chief Kol Pnb Wisoko menjelaskan bahwa, pesawat C-130 selama di Turki melaksanakan penerbangan sebanyak 2 sortie per hari.
Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama dan satu-satunya negara sampai saat ini yang memperbantukan Alutsista militernya kepada Pemerintah Turki untuk digunakan dalam misi kemanusiaan.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.