CHINA - Kementerian Perdagangan China, pada Kamis (16/2/2023), mengumumkan pihaknya memberlakukan sanksi terhadap dua perusahaan pertahanan asal Amerika Serikat (AS) karena menjual senjata kepada Taiwan. China juga melarang mereka mengekspor produknya ke China atau melakukan investasi baru di negara itu.
Dikutip VOA, tindakan ini diambil satu minggu setelah China berjanji akan memberlakukan langkah balasan sebagai respons atas penembakan balon mata-mata yang terbang di atas wilayah udara AS.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian perdagangan Tiongkok mengatakan, Lockheed Martin Corporation dan Raytheon Technologies Corporation dilarang "melakukan kegiatan impor dan ekspor terkait dengan China" atau melakukan investasi baru di negara itu.
BACA JUGA: 8 Negara Pemborong Alutsista Terbesar di Dunia, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Kedua perusahaan pertahanan itu sebelumnya telah dilarang untuk menjual teknologi terkait senjata kepada China berdasarkan undang-undang AS, tetapi sebagian kontraktor militer AS masih melakukan bisnis nonsenjata dengan pihak China.
BACA JUGA: Deretan Negara-negara Pengekspor Senjata Terbesar Dunia