JAKARTA - Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan dana ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Hal ini guna meningkatkan deteksi dini dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk siap menghadapi kemungkinan bencana.
Awalnya, Megawati membandingkan BMKG yang ada di China saat menjadi pembicara dalam acara "Kick Off Pancasila dalam Tindakan "Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting", yang disiarkan akun Youtube Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Kamis (16/2/2023). Ia pun memujinya.
"Kalau di Tiongkok saya sudah lihat BMKG-nya begini," kata Mega sambil mengacungkan dua jempol.
Megawati bercerita, saat di BMKG China ia diminta masuk ke ruangan dan duduk. Di ruangan itu Megawati diminta menghentakkan kakinya sekuat tenaga.
Tak lama setelah itu, bunyi sirene. Megawati pun dijelaskan soal sirene tersebut.
"Tiba-tiba bunyi sirene. Itu semua komputer lap lap lap. Lalu diterangkan MC-nya. 'Itu ibu titiknya sudah sampai ke desa-desa'. Jadi, kaya lalu lintas merah, kuning, hijau," ujar Megawati.
Ia menyebutkan, tanda merah berarti bahaya dan sudah diumumkan. Lalu diikuti sirene pertama agar masyarakat bersiap.
"Kalau (sirene-red) kedua mulai menuju tempat pelarian. Kalau ketiga harus mengikuti arah," ujarnya.
Jalan untuk jalur evakuasi tersebut sudah diberikan tonggak-tonggak sebagai bertanda. Selain itu, saat evakuasi masyarakat dilarang menggunakan kendaraan.
"Disuruh lari tidak boleh mempergunakan kendaraan karena akan membuat macet jalanan. Kalau orang disabel yang cacat harus digendong, kalau bisa digendong. Kalau tidak sudah disediakan kereta-kereta kecil," tuturnya.
"Kapan Indonesia kaya gini? Saya bilang ke Pak Jokowi. 'Pak, kasihlah dana buat BMKG itu lho Pak," kata Megawati
Mega mewanti-wanti, Indonesia adalah negara ring of fire yang penuh lempeng-lempeng dan gunung-gunung berapi.
"Seperti di Selat Sunda, bukan Gunung Krakatau, tapi si cabe rawit anaknya Krakatau. Kita aja pernah peristiwa Krakatau, tahun berapa itu? Tiga bulan membuat dunia kelabakan dengan awan debunya. Sekarang si cabe rawit ini," kata Mega.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.