Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dibuang ke Kandang Ayam di Depok, Korban Kecelakaan Masih Hidup

Rizky Syahrial , Jurnalis-Sabtu, 18 Februari 2023 |11:42 WIB
Dibuang ke Kandang Ayam di Depok, Korban Kecelakaan Masih Hidup
Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady. (R Ratna Purnama)
A
A
A

 

JAKARTA - Pengendara motor berinisial ERA (26) membuang korban ke dekat kandang ayam usai mengalami kecelakaan di Depok, Jawa Barat. Saat dibuang ke kebun kosong dekat kandang ayam, korban Ellyefen (53) diketahui masih hidup.

Kapolres Metro Depok, Kombes Ahmad Fuady menjelaskan kronologi kecelakaan ini. Pelaku membawa korban dari TKP kecelakaan di Jalan Raya Sawangan. Saat itu pelaku membawa korban dengan alasan ingin membawa ke rumah sakit.

"Setelah terjadi kecelakaan, pengendara Honda Beat atau pelaku ini membawa korban atas nama Ellyfen pergi dari lokasi kecelakaan dengan alasan mau dibawa ke klinik atau RS terdekat," ujar dia kepada wartawan, Jumat (17/2/2023).

Namun, pelaku justru membuang korban ke kebun dekat kandang ayam di Jalan Puring RT 09/01 Rawa Denok Kelurahan Rangkapan Jaya Baru.

"Tapi kita ketahui bersama bahwa dalam perjalanannya, korban diturunkan di area kebun dan ditinggal pergi oleh si pelaku tersebut," ucapnya.

Menurut Fuady, saat dibuang pelaku, korban masih hidup. Warga sekitar sempat menolong korban untuk dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, korban tidak tertolong saat perjalanan.

"Masih hidup, kemudian dibawa ke rumah sakit, tidak lama kemudian korban meninggal dunia," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, polisi menangkap pria berinisial ERA (26) yang diketahui sebagai pelaku tabrak lari di Kota Depok, Jawa Barat, pada Rabu (15/2/2023). Diketahui pelaku sempat berpura-pura menolong korban bernama Ellyefen (53), sebelum akhirnya membuang korban ke dekat kandang ayam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Ahmad Fuady mengatakan, pelaku sempat kembali ke TKP kejadian, untuk mencari rekan korban bernama Herlin.

"Hasil keterangan pelaku, ia mengakui sempat balik ke lokasi kecelakaan, dengan maksud mencari ibu-ibu yang merupakan rekan korban," ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/2/2023).

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement