Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Bung Karno di Balik Wejangan Para Guru Spiritual

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 21 Februari 2023 |07:03 WIB
Kisah Bung Karno di Balik Wejangan Para Guru Spiritual
Soekarno atau Bung Karno (Foto: Ist)
A
A
A

Di Indonesia, Soskrokartono tinggal di Bandung, Jawa Barat sejak 1927 menjalani kehidupan sebagai pendidik bersama Ki Hajar Dewantara. Hingga akhirnya, dikenal sebagai ahli kebatinan.

Ajaran Sosrokartono yang terkenal yakni mengoptimalkan indera rasa, mengasah rasa baik jasmani maupun rohani. Pada 1899 Sosrokartono pernah berpidato bahasa Belanda dalam sebuah acara Kongres Bahasa di Gent, Belgia.

“Saya akan menyatakan sebagai musuh kepada siapa saja yang akan mengubah Bangsa Jawa (Indonesia) menjadi orang Eropa. Selama matahari dan bintang masih bersinar, saya akan melawan mereka itu!”.

Pada tahun 40 an, ia pernah meramalkan, bahwa dengan dibukanya Terusan Suez yang banyak memakan korban, Asia dan Afrika akan bersatu padu di Bandung Jawa Barat.

Kota Bandung pun ternyata menjadi tempat diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika beberapa tahun kemudian, tepatnya 1955.

Sebelum wafat pada 8 Februari 1952, Soskrokartono menanti kedatangan Bung Karno. Kemudian, kepada dokter Soeharto, menyampaikan pesan untuk Bung Karno, bahwa perjuangan belum selesai.

Untuk mewujudkan Indonesia merdeka, masih perlu perjuangan lama. Dalam perjalananannya akan akan penuh warna pertengkaran, kekacauan dan jatuhnya banyak korban.

Sosrokartono pun menyatakan akan selalu siap membantu.

“Tetapi Bung Karno mesti eling (ingat) terus. Meskipun Bung Karno sudah menjadi Presiden Republik Indonesia, masih memerlukan petunjuk dan nasihat,” kata Soskroartono seperti dikutip dari “Kesaksian Wakil Komandan Tjakrabirawa Dari Revolusi 45 Sampai Kudeta 66”.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement