“Dinamikanya masih sangat tinggi nih, bisa saja presiden dalam waktu ke depan ini minta nama lagi, bisa saja terjadi. Apakah presiden akan mengambil satu dari tiga nama itu atau tidak sama sekali, ya sekali lagi itu prerogatif presiden,” tuturnya.
Menurut Tantowi, kemungkinan ketiga nama itu sudah diserahkan ke Presiden Jokowi sekitar seminggu lalu, karena Golkar hanya ingin cepat memenuhi kebutuhan presiden.
“Saya rasa lebih dari seminggu yang lalu ya (nama diserahkan ke Istana) kita kan bergerak cepat sesuai dengan kebutuhan presiden. Tetapi apakah satu dari tiga nama itu diambil presiden saya enggak tahu tuh. Pak Airlangga pun enggak bisa memaksakan satu nama untuk dipilih presiden,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.