Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Kelompok Pro-Ukraina di Medan Tempur, Salah Satunya NATO

Ajeng Wirachmi , Jurnalis-Jum'at, 10 Maret 2023 |06:00 WIB
5 Kelompok Pro-Ukraina di Medan Tempur, Salah Satunya NATO
Perang Rusia-Ukraina masih terus berlanjut dan tidak diketahui kapan akan berakhir (Foto: AP)
A
A
A

UKRAINAPerang Rusia-Ukraina sudah memasuki tahun kedua. Perang masih terus berkecamuk dan tidak diketahui kapan akan berakhir. Tak hanya pasukan negara yang ikut bertempur, beberapa kelompok juga terlihat terlibat dalam perang yang kian memanas itu.

Berikut beberapa kelompok yang pro terhadap Ukraina di medan perang.

1. Legiun Internasional Ukraina

Legiun Internasional Ukraina dibentuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada awal invasi Rusia, Februari 2022. Presiden mengajak warga asing untuk membantu perlawanan Ukraina terhadap Rusia. Pendaftaran dilakukan secara terbuka di laman TheInternationalLegion.org. Ada beberapa kriteria yang dibutuhkan pemerintah Ukraina, yakni percaya diri dalam situasi militer dan stres tinggi, memiliki pengalaman timur, paham tentang senjata, dan dapat bergabung secepatnya.

Mengutip CNN, tidak ada angka pasti berapa jumlah pejuang asing di Ukraina sejak awal perang. Namun, menurut Jason Mann, asal Amerika Serikat, diperkirakan saat ini jumlahnya hanya ribuan. Mann, yang tiba di Ukraina sejak Maret 2022, tetap berkomitmen membantu Ukraina menghadapi Rusia.

2. Honor

Honor adalah kelompok pro-Ukraina yang namanya semakin menjadi perbincangan ketika muncul secara singkat di laman New York Times. Kelompok ini adalah gerakan kelompok pemuda pimpinan Serhii Filimonov, seorang mantan anggota resimen Azov. Honor pernah terlibat dalam perang di wilayah timur Ukraina.

Kemudian, Honor tercatat sebagai garda nasional Ukraina. Anggota Honor disebutkan bertempur di bagian tenggara Ukraina.

3. Bratstvo

Bratstvo merupakan partai politik Ukraina. Nama ini juga memiliki arti yang sangat mendalam, yakni persaudaraan. Anggota Bratstvo melakukan pertempuran di daerah timur Ukraina dan berada di bawah komando militer Ukraina. Sayangnya, 4 orang anggota Bratstvo tewas dalam peristiwa penggerebekan di Rusia pada penghujung tahun 2022 lalu.

4. NATO

Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO merupakan organisasi internasional yang pro dengan Ukraina. Melalui pernyataan lengkap pihak NATO di laman resminya, organisasi yang berisi 30 negara itu mengutuk keras serangan yang dilancarkan Rusia, serta berkomitmen untuk membantu Ukraina.

Sebab, Ukraina merupakan mitra dekat NATO. Sejak invasi dimulai pada Februari 2022 lalu, seluruh negara anggota NATO sepakat memberikan bantuan sebesar USD80 miliar kepada Ukraina. Selain itu, anggota NATO juga mengirimkan bantuan berupa paket senjata, amunisi, kendaraan tempur, dan peralatan pendukung lainnya.

5. Resimen Azov Ukraina

Resimen Azov dikenal sebagai kelompok neo Nazi sayap kanan yang berkembang menjadi bagian dari angkatan bersenjata Ukraina. Melansir Al Jazeera, Azov merupakan unit infanteri sukarelawan sayap kanan yang anggotanya diperkirakan mencapai 900 orang. Anggota resimen Azov turut andil dalam partai politik dan milisi jalanan. Kehadiran Azov dalam medan tempur terdeteksi pada Maret 2022.

Saat itu, beredar video yang memperlihatkan anggota Asov tengah melapisi peluru mereka dengan minyak babi, guna melawan tentara Muslim Chechnya. Diketahui, tentara Muslim Chechnya merupakan kelompok pro-Rusia yang juga turut bertempur.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement